DONA, SINDI NOVITA (2025) HUBUNGAN KUNJUNGAN ANTENATAL K6 DAN STATUS GIZI IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN BBLR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIDOMULYO. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNGKARANG.
1. LEMBAR SAMPUL.pdf
Download (119kB)
2. ABSTRAK.pdf
Download (159kB)
3. KATA PENGANTAR.pdf
Download (511kB)
4. DAFTAR ISI.pdf
Download (186kB)
5. BAB I.pdf
Download (181kB)
6. BAB II.pdf
Download (268kB)
7. BAB III.pdf
Download (366kB)
8. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (355kB)
9. BAB V.pdf
Download (90kB)
10. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (232kB)
11. LAMPIRAN_compressed (58).pdf
Download (287kB)
Abstract
ABSTRAK
Pada tahun 2023, Angka Kematian Bayi (AKB) di Provinsi Lampung mencapai 537 kematian dari 139.713 kelahiran hidup. Di Kabupaten Lampung Selatan tercatat 127 kasus bayi berat lahir rendah (BBLR) atau 1,4% dari 17.548 kelahiran, dengan kasus tertinggi di wilayah kerja Puskesmas Sidomulyo mencapai 39 kasus.
Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kunjungan antenatal ke-6 (ANC K6) dan status gizi ibu hamil dengan kejadian BBLR di wilayah kerja Puskesmas Sidomulyo. Penelitian ini juga bertujuan untuk mencakup identifikasi frekuensi kunjungan antenatal care, status gizi ibu hamil, dan kejadian BBLR.
Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan desain potong lintang (cross-sectional). Populasi terdiri dari seluruh ibu yang melahirkan (normal atau dengan tindakan) pada tahun 2024 di wilayah kerja Puskesmas Sidomulyo, sebanyak 94 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Data sekunder diperoleh dari rekam medis menggunakan lembar checklist. Analisis data dilakukan secara univariat (persentase) dan bivariat dengan uji Chi-square.
Hasil penelitian didapatkan bahwa dari 94 responden, lima ibu melahirkan bayi dengan BBLR, lima ibu melakukan kunjungan ANC kurang dari enam kali, dan empat ibu memiliki status gizi kurang (KEK). Hasil uji Chi-square menunjukkan hubungan signifikan dengan nilai p = 0,001 (p < 0,05).
Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara kunjungan ANC K6 dan status gizi ibu hamil dengan kejadian BBLR. Disarankan agar ibu hamil rutin melakukan kunjungan ANC minimal enam kali agar status gizi ibu selama kehamilan dapat terpantau secara optimal.
Kata kunci : Antenatal K6, Status Gizi Ibu Hamil, BBLR
Daftar Bacaan : 26 ( 2017-2023 )
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RB Pathology R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions: | Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Kebidanan > Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Kebidanan Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan |
| Depositing User: | ruang baca Bidan |
| Date Deposited: | 12 Feb 2026 08:08 |
| Last Modified: | 12 Feb 2026 08:08 |
| URI: | http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8964 |
