GAMBARAN PELAKSANAAN DAGUSIBU OBAT PADA IBU RUMAH TANGGA DI KELURAHAN LANGKAPURA KOTA BANDAR LAMPUNG TAHUN 2025

WATI, AIDA (2025) GAMBARAN PELAKSANAAN DAGUSIBU OBAT PADA IBU RUMAH TANGGA DI KELURAHAN LANGKAPURA KOTA BANDAR LAMPUNG TAHUN 2025. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNG KARANG.

[thumbnail of LEMBAR SAMPUL.pdf] Text
LEMBAR SAMPUL.pdf

Download (42kB)
[thumbnail of ABSTRAK.pdf] Text
ABSTRAK.pdf

Download (36kB)
[thumbnail of KATA PENGANTAR..pdf] Text
KATA PENGANTAR..pdf

Download (695kB)
[thumbnail of DAFTAR ISI.pdf] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (54kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (110kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (457kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (185kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (291kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (90kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA .pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA .pdf

Download (162kB)

Abstract

ABSTRAK

Penyimpanan serta pemusnahan obat adalah isu yang signifikan di Indonesia. Dalam lingkup rumah tangga, cara penyimpanan obat yang tidak tepat dapat mengakibatkan suatu masalah yang serius, seperti keracunan obat tanpa sengaja. Ibu rumah tangga menjadi fokus dalam kegiatan pelayanan masyarakat karena dianggap memiliki peran paling krusial dalam penentuan kesehatan dan mutu anggota keluarga. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gambaran pelaksanaan dagusibu obat pada ibu rumah tangga dikelurahan Langkapura kota Bandar Lampung tahun 2025. pengambilan sampel menggunakan teknik quota sampling dengan sampel yang dibutuhkan yaitu 100, dengan menggunakan alat ukur yaitu lembar kuisoner.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase karakteristik sosiodemografi responden dengan usia terbanyak yaitu rentang 36-45 tahun sebanyak 32 %, untuk pendidikan adalah SMA sebanyak 47%, dan sebagian besar ibu rumah tangga tidak bekerja dengan persentase 84%, cara mendapatkan obat paling banyak tanpa resep dokter sebanyak 56,4%, tempat mendapatkan obat paling banyak adalah diapotek dengan persentase 47,1%, cara menggunakan obat yang paling banyak adalah diminum dengan persentase 88,5%, untuk indikasi obat paling banyak adalah obat demam dengan persentase 35,7%, aturan pakai obat yang paling banyak adalah 3x sehari dengan persentase 39,2%, untuk persentase tempat Menyimpan Obat paling banyak adalah dikotak obat dengan persentase 73,1% dan Cara Menyimpan Obat Yang Paling Banyak adalah dengan cara membaca label petunjuk penyimpanan pada kemasan dengan persentase 69,2%, cara membuang obat yang paling banyak adalah dibuang wadah beserta obat ke tempat sampah dengan persentase 81,9%, status obat di dapatkan hasil paling banyak adalah obat persediaan dengan persentase 39,2%, golongan obat yang paling banyak digunakan adalah obat bebas dengan persentase 50,2%. Kelas terapi obat yang paling banyak digunakan adalah analgesic antipiretik dengan persentase 35,2%

Kata kunci : Dagusibu, Ibu Rumah Tangga, Obat
Daftar Bacaan : 36 (2007-2025)

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Farmasi > Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Farmasi Program Studi D-III Farmasi
Depositing User: ruang baca Bidan
Date Deposited: 12 Feb 2026 07:49
Last Modified: 12 Feb 2026 07:49
URI: http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8944

Actions (login required)

View Item
View Item