FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN SABUN MANDI CAIR MINYAK BIJI KELOR (Moringa oleifera L.)

SURAWIJAYA, RINDANIA ALBINTA (2025) FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN SABUN MANDI CAIR MINYAK BIJI KELOR (Moringa oleifera L.). Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNG KARANG.

[thumbnail of LEMBAR SAMPUL RINDANIA.pdf] Text
LEMBAR SAMPUL RINDANIA.pdf

Download (126kB)
[thumbnail of ABSTRAK RINDANIA.pdf] Text
ABSTRAK RINDANIA.pdf

Download (216kB)
[thumbnail of KATA PENGANTAR RINDANIA.pdf] Text
KATA PENGANTAR RINDANIA.pdf

Download (374kB)
[thumbnail of DAFTAR ISI RINDANIA.pdf] Text
DAFTAR ISI RINDANIA.pdf

Download (237kB)
[thumbnail of BAB I RINDANIA.pdf] Text
BAB I RINDANIA.pdf

Download (237kB)
[thumbnail of BAB II RINDANIA.pdf] Text
BAB II RINDANIA.pdf

Download (740kB)
[thumbnail of BAB III RINDANIA.pdf] Text
BAB III RINDANIA.pdf

Download (353kB)
[thumbnail of BAB IV RINDANIA.pdf] Text
BAB IV RINDANIA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (275kB)
[thumbnail of BAB V RINDANIA.pdf] Text
BAB V RINDANIA.pdf

Download (160kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA RINDANIA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA RINDANIA.pdf

Download (304kB)

Abstract

ABSTRAK

Paparan sinar matahari dengan intensitas tinggi sangat beresiko dan dapat menyebabkan kerusakan kulit. Salah satu cara menjaga kulit agar tetap sehat dan lembab yaitu dengan menggunakan produk kosmetik berupa sabun. Sabun merupakan kebutuhan primer dan berpotensi cukup besar untuk dikembangkan lebih lanjut terutama sabun berbahan alami. Adapun tanaman yang dapat digunakan sebagai bahan aktif sediaan sabun untuk membantu dalam melembabkan kulit yaitu minyak biji kelor (Moringa oleifera L.). Sediaan sabun cair ini menggunakan 4 formula berbeda: F0 (0%), F1 (3%), F2 (5%), dan F3 (7%).
Penelitian ini bersifat eksperimental bertujuan untuk mendapatkan formula sabun dan mengevaluasinya sesuai dengan syarat sabun mandi cair. Evaluasi yang dilakukan diantaranya uji organoleptis, homogenitas, pH, tinggi busa, dan alkali bebas. Hasil yang didapatkan pada evaluasi sediaan sabun cair minyak biji kelor (Moringa oleifera L.) memiliki bentuk cairan encer serta homogen, dengan aroma khas kuat, memiliki warna kuning bening pada F0 (0%), kuning muda pada F1 (3%), warna putih kekuningan pada F2 (5%) dan F3 (7%). Sediaan sabun cair sudah memenuhi persyaratan pH yaitu: dengan rentang nilai pH 9,07-9,70, tinggi busa dengan rentang nilai 6-8,7 cm, dan tidak memenuhi syarat kadar alkali dengan nilai alkali bebas melebihi 0,1% (SNI 4085-2017) dengan nilai F0 0,261%, F1 0,206%, F2 0,206%, dan F3 0,234%.

Kata Kunci : Minyak biji kelor (Moringa oleifera L.), Minyak Wijen,
melembabkan, Sabun cair.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Farmasi > Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Farmasi Program Studi D-III Farmasi
Depositing User: ruang baca Bidan
Date Deposited: 11 Feb 2026 06:28
Last Modified: 11 Feb 2026 06:28
URI: http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8927

Actions (login required)

View Item
View Item