TRIAMONICA, FELICYA (2025) PENGARUH PENYIMPANAN TERHADAP KADAR ZAT AKTIF BAHAN BAKU DAN SEDIAAN TABLET VITAMIN C DENGAN METODE TITRASI IODIMETRI. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNG KARANG.
LEMBAR SAMPUL_FELICYA TRIAMONICA.pdf
Download (133kB)
ABSTRAK_FELICYA TRIAMONICA.pdf
Download (267kB)
KATA PENGANTAR_FELICYA TRIAMONICA_compressed.pdf
Download (415kB)
DAFTAR ISI_FELICYA TRIAMONICA.pdf
Download (185kB)
BAB I_FELICYA TRIAMONICA.pdf
Download (190kB)
BAB II_FELICYA TRIAMONICA.pdf
Download (450kB)
BAB III_FELICYA TRIAMONICA.pdf
Download (368kB)
BAB IV_FELICYA TRIAMONICA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (357kB)
BAB V_FELICYA TRIAMONICA.pdf
Download (163kB)
DAFTAR PUSTAKA_FELICYA TRIAMONICA.pdf
Download (215kB)
Abstract
ABSTRAK
Vitamin C merupakan senyawa yang rentan terhadap degradasi akibat suhu, cahaya, dan waktu penyimpanan, sehingga berpotensi menurunkan kadar zat aktifnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyimpanan dengan variasi suhu dan waktu terhadap kadar zat aktif bahan baku dan sediaan tablet vitamin C. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode eksperimental dengan pendekatan cross sectional. Sampel berupa bahan baku vitamin C dan tablet vitamin C IPI 50 mg, disimpan pada suhu kamar (27°C) dan suhu hangat (36°C) selama 3 jam dan 6 jam. Pemeriksaan kadar dilakukan menggunakan metode titrasi iodimetri sesuai Farmakope Indonesia Edisi IV.
Hasil penelitian menunjukkan uji organoleptik tidak ditemukan perubahan baik sebelum dan sesudah perlakuan sampel, kadar vitamin C dalam bahan baku berada pada rentang 99,85% - 105,06%, dengan 60% sampel memenuhi syarat dan 40% tidak memenuhi syarat kadar. Sementara itu, kadar pada sediaan tablet berada pada rentang 95,9% - 103,8%, dan seluruh sampel memenuhi persyaratan kadar. Analisis statistik menggunakan uji Two Way ANOVA menunjukkan signifikansi sampel baku untuk factor suhu sebesar 0,141 dan waktu sebesar 0,362. Sedangkan sampel tablet untuk factor suhu sebesar 0,313 dan waktu sebesar 0,433. Kedua hasil signifikansi dinyatakan lebih dari 0,05. Dengan demikian, penyimpanan vitamin C pada suhu kamar (27°C) dan suhu hangat (36°C) selama 3 jam dan 6 tidak mempengaruhi kestabilan kadar vitamin C secara signifikan, baik pada bahan baku maupun sediaan tablet.
Kata kunci : Vitamin C, penyimpanan, suhu, waktu, bahan baku, tablet, titrasi iodimetri
Daftar bacaan : 27 (1979-2024)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Farmasi > Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Farmasi Program Studi D-III Farmasi |
| Depositing User: | ruang baca Bidan |
| Date Deposited: | 10 Feb 2026 08:22 |
| Last Modified: | 10 Feb 2026 08:22 |
| URI: | http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8876 |
