SUBING, ANTIKA (2025) FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN BLUSH ON STICK POWDER BUAH DELIMA (Punica granatum L.) SEBAGAI PEWARNA ALAMI. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNG KARANG.
LEMBAR SAMPUL.pdf
Download (229kB)
ABSTRAK.pdf
Download (257kB)
KATA PENGANTAR.pdf
Download (554kB)
DAFTAR ISI.pdf
Download (321kB)
BAB I.pdf
Download (317kB)
BAB II.pdf
Download (768kB)
BAB III.pdf
Download (353kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (382kB)
BAB V.pdf
Download (295kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (299kB)
Abstract
ABSTRAK
Pada tahun 2022, BPOM telah menemukan kandungan bahan berbahaya dalam kosmetik yang dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan. Total temuan kosmetika ilegal dan/atau mengandung bahan dilarang/berbahaya selama periode Oktober 2021 hingga Agustus 2022 sebanyak lebih dari 1 juta pieces. Penemuan tersebut didominasi dengan bahan pewarna yang dilarang, yakni Merah K3 dan Merah K10. Pewarna alami dapat digunakan sebagai alternatif pengganti pewarna sintetis. Powder buah delima dapat digunakan sebagai pewarna alami dalam sediaan blush on stick. Buah delima (Punica granatum L.) merupakan buah yang mengandung antosianin. Antosianin utama dalam buah delima ialah sianidin yang menghasilkan warna merah dan ungu.
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formulasi blush on stick powder buah delima (Punica granatum L.) dengan variasi konsetrasi 0%, 10%, 15%, dan 20%, serta melakukan evaluasi untuk mengetahui sifat fisik sediaan blush on stick yang meliputi uji organoleptik, homogenitas, keretakan, daya poles, pH, dan iritasi. Penelitian yang dilakukan bersifat eksperimental. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa blush on stick powder buah delima (Punica granatum L.) dengan variasi konsentrasi 0%, 10%, 15%, dan 20% memiliki peningkatan warna mulai dari putih kekuningan, merah muda keputihan, merah muda terang hingga merah muda gelap; berbau khas oleum rosae; dan memiliki bentuk yang solid. Semua konsentrasi memiliki susunan yang homogen, memiliki daya poles yang baik, memenuhi persyaratan pH, serta tidak adanya iritasi yang ditimbulkan pada 15 orang panelis. Pada uji keretakan, seluruh formula tidak memenuhi persyaratan keretakan, didapat hasil yang pecah pada tiap sediaan.
Kata Kunci : Formulasi, Blush On, Stick, Powder, Delima
Daftar Bacaan : 85 (1979-2024)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1001 Forensic Medicine. Medical jurisprudence. Legal medicine |
| Divisions: | Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Farmasi > Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Farmasi Program Studi D-III Farmasi |
| Depositing User: | ruang baca Bidan |
| Date Deposited: | 10 Feb 2026 08:15 |
| Last Modified: | 10 Feb 2026 08:15 |
| URI: | http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8843 |
