FORMULASI LOTION REPELLENT KOMBINASI MINYAK KULIT KAYU MANIS (Cinnamomum burmanii) DAN MINYAK LAVENDER (Lavandula angustifolia

SYATIFA, ORIZA (2025) FORMULASI LOTION REPELLENT KOMBINASI MINYAK KULIT KAYU MANIS (Cinnamomum burmanii) DAN MINYAK LAVENDER (Lavandula angustifolia. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNG KARANG.

[thumbnail of LEMBAR SAMPUL ORIZA SYATIFA.pdf] Text
LEMBAR SAMPUL ORIZA SYATIFA.pdf

Download (158kB)
[thumbnail of ABSTRAK ORIZA SYATIFA.pdf] Text
ABSTRAK ORIZA SYATIFA.pdf

Download (230kB)
[thumbnail of KATA PENGANTAR ORIZA SYATIFA.pdf] Text
KATA PENGANTAR ORIZA SYATIFA.pdf

Download (729kB)
[thumbnail of DAFTAR ISI ORIZA SYATIFA.pdf] Text
DAFTAR ISI ORIZA SYATIFA.pdf

Download (171kB)
[thumbnail of BAB I ORIZA SYATIFA.pdf] Text
BAB I ORIZA SYATIFA.pdf

Download (218kB)
[thumbnail of BAB II ORIZA SYATIFA.pdf] Text
BAB II ORIZA SYATIFA.pdf

Download (456kB)
[thumbnail of BAB III ORIZA SYATIFA.pdf] Text
BAB III ORIZA SYATIFA.pdf

Download (260kB)
[thumbnail of BAB IV ORIZA SYATIFA .pdf] Text
BAB IV ORIZA SYATIFA .pdf
Restricted to Repository staff only

Download (263kB)
[thumbnail of BAB V ORIZA SYATIFA.pdf] Text
BAB V ORIZA SYATIFA.pdf

Download (182kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA ORIZA SYATIFA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA ORIZA SYATIFA.pdf

Download (214kB)

Abstract

ABSTRAK

Indonesia merupakan negara beriklim tropis memiliki dua musim utama,yaitu musim hujan dan musim kemarau, yang menyebabkan tingginmya potensi penyebaran penyakit tropis yang ditularkan oleh nyamuk, seperti demam berdarah, malaria, dan chikungunya. Salah satu upaya pencegahan yang mulai dikembangkan adalah penggunaan bahan alami sebagai repelan nyamuk. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan reformulasi sediaan lotion repellent berbahan dasar kombinasi minyak kulit kayu manis (Cinnamomum burmanni) dan minyak lavender (Lavandula angustifolia) yang memiliki potensi sebagai pengusir nyamuk alami.
Evaluasi yang dilakukan meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, dan iritasi. Hasil penelitian pada uji organoleptis menunjukan bahwa F0 berwarna putih, sedangkan F1, F2, dan F3 berwarna putih kekuningan. Pada F0 memiliki bau yang lemah, sedangkan F1, F2, dan F3 memiliki bau kuat khas kayu manis. Pada tekstur, F0 memiliki tekstur setengah padat cenderung sangat kental, sedangkan pada F1, F2, dan F3 memiliki tekstur setengah padat cenderung kental. Pada uji homogenitas, hanya F0 yang tidak homogen. Seluruh formula memiliki rata-rata pH dengan rentang 5,26-5,80 yang memenuhi syarat pH. Hasil uji daya sebar diperoleh rata-rata rentang 5,56cm-6,05cm yang memenuhi persyaratan. Namun pada uji iritasi hanya formula F0 yang tidak menimbulkan iritasi kulit, sedangkan formula lainnya menyebabkan kemerahan dan gatal. Uji daya sebar menunjukan bahwa seluruh formula memenuhi syarat. Selanjutnya hasil uji iritasi pada formula F1-F3 tidak memenuhi syarat keamanan, maka uji efektivitas lotion sebagai repelan tidak dilanjutkan.
Penelitian ini menunjukan bahwa meskipun secara fisik dan kimia formula lotion telah memenuhi Sebagian besar parameter, perlu dilakukan reformulasi lebih lanjut untuk menghasilkan lotion repellent yang efektif sekaligus aman bagi kulit.

Kata kunci: Lotion repellent, minyak kulit kayu manis, lavender, nyamuk
Daftar bacaan: 74 (2006 – 2024)

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Farmasi > Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Farmasi Program Studi D-III Farmasi
Depositing User: ruang baca Bidan
Date Deposited: 10 Feb 2026 08:03
Last Modified: 10 Feb 2026 08:03
URI: http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8805

Actions (login required)

View Item
View Item