AZZAHRA, TANIA MAWAR (2025) IDENTIFIKASI METABOLIT SEKUNDER DAN UJI FLAVONOID TOTAL EKSTRAK KULIT NANAS (Ananas comosus (L.) Merr.) HASIL MASERASI BERTINGKAT. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNG KARANG.
LEMBAR SAMPUL.pdf
Download (96kB)
ABSTRAK.pdf
Download (213kB)
KATA PENGANTAR.pdf
Download (341kB)
DAFTAR ISI.pdf
Download (127kB)
BAB I.pdf
Download (182kB)
BAB II.pdf
Download (312kB)
BAB III.pdf
Download (225kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (282kB)
BAB V.pdf
Download (150kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (215kB)
Abstract
ABSTRAK
Sebagai negara yang terletak di kawasan tropis, buah nanas (Ananas comosus (L.) Merr.) menjadi salah satu buah tropika yang tumbuh di Indonesia. Menurut World Population Review pada 2021, Indonesia berada di posisi pertama dalam top 10 negara yang memproduksi nanas, dimana Provinsi Lampung menyumbang 26,90% dari total produksi nanas nasional dan salah satu sentra produksi nanas terletak di Kabupaten Lampung Tengah. Kegiatan ekspor utama ada pada produk nanas kalengan dan juga konsentrat jus nanas. Dengan jumlah produksi yang tinggi, semakin tinggi pula limbah kulit nanas yang dihasilkan (Saraswaty, et. al., 2017), padahal kulit nanas mengandung banyak senyawa bermanfaat, salah satunya adalah flavonoid yang dapat dimanfaatkan untuk mengobati bakteri patogen, kanker, disfungsi kardio-vaskular, hingga sebagai antioksidan (Arifin dan Ibrahim, 2018:21-22).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keseluruhan senyawa yang ada pada kulit nanas, sehingga dilakukan maserasi bertingkat menggunakan pelarut n-heksana, etil asetat dan etanol 70% yang kemudian dilakukan uji organoleptis simplisia dan ekstrak, skrining fitokimia, pH ekstrak, serta kadar flavonoid total ekstrak kulit nanas (Ananas comosus (L.) Merr.) yang diuji menggunakan Spektrofotometer Uv-Vis. Hasil penelitian menunjukan bahwa ketiga ekstrak positif flavonoid, ekstrak etil asetat dan etanol 70% positif terpenoid dan saponin, kemudian ekstrak n-heksana positif steroid. Untuk uji tanin dan alkaloid, ketiga ekstrak dinyatakan negatif. Dari penetapan kadar flavonoid, ekstrak Etil asetat memiliki kadar flavonoid total paling tinggi yaitu 55 mg QE/g, yang disusul oleh ekstrak N-Heksana sebesar 42,5 mg QE/g, dan ekstrak Etanol 70% sebesar 25 mg QE/g.
Kata Kunci : Maserasi bertingkat, skrining fitokimia, kadar flavonoid total kulit
nanas (Ananas comosus (L.) Merr.)
Daftar Bacaan : 57 (2000-2024)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1001 Forensic Medicine. Medical jurisprudence. Legal medicine |
| Divisions: | Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Farmasi > Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Farmasi Program Studi D-III Farmasi |
| Depositing User: | ruang baca Bidan |
| Date Deposited: | 10 Feb 2026 07:46 |
| Last Modified: | 10 Feb 2026 07:46 |
| URI: | http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8774 |
