SANDY, FARADILLAH (2025) PERBANDINGAN LAMA WAKTU METODE FLOTASI MENGGUNAKAN NaCl DAN SUKROSA JENUH TERHADAP MORFOLOGI TELUR CACING GELANG (Ascaris lumbricoides. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNG KARANG.
LEMBAR SAMPUL_compressed (84).pdf
Download (134kB)
ABSTRAK_compressed (81).pdf
Download (134kB)
KATA PENGANTAR_compressed - 2026-02-03T143631.533.pdf
Download (614kB)
DAFTAR ISI_compressed (99).pdf
Download (372kB)
BAB 1_compressed (68).pdf
Download (121kB)
BAB 2_compressed (66).pdf
Download (411kB)
BAB 3_compressed (68).pdf
Download (136kB)
BAB 4_compressed (65).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (161kB)
BAB 5_compressed (63).pdf
Download (91kB)
DAFTAR PUSTAKA_compressed (73).pdf
Download (115kB)
LAMPIRAN_compressed - 2026-02-03T144513.576.pdf
Download (621kB)
Abstract
ABSTRAK
Ascaris lumbricoides merupakan salah satu spesies cacing yang tergolong Soil Transmitted Helminths (STH) penyebab penyakit askariasis. Diagnostik laboratorium melalui metode flotasi sangat bergantung pada jenis larutan dan waktu flotasi yang digunakan, yang dapat mempengaruhi jumlah dan morfologi telur yang terdeteksi. Larutan NaCl dan sukrosa jenuh umum digunakan, namun efektivitas dan pengaruh waktunya terhadap kelengkapan morfologi telur masih belum banyak diteliti.Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh perbedaan lama waktu flotasi (15 menit dan 20 menit) dengan menggunakan larutan NaCl jenuh dan sukrosa jenuh terhadap morfologi dan jumlah telur Ascaris lumbricoides. Penelitian eksperimental menggunakan sampel feses positif Ascaris lumbricoides, diflotasi menggunakan larutan NaCl jenuh dan sukrosa jenuh dengan variasi waktu 15 dan
20 menit. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan uji statistik non- parametrik Kruskal-Wallis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara jenis larutan dan lama waktu flotasi terhadap jumlah dan morfologi telur (p > 0,05). Meskipun secara deskriptif terlihat perbedaan pada jumlah dan bentuk telur di bawah mikroskop, terutama antara NaCl jenuh dan sukrosa jenuh, jumlah telur yang terbatas menyebabkan perbedaan tersebut tidak dapat dibuktikan secara statistik. Berdasarkan hasil deskriptif, larutan NaCl jenuh dengan waktu flotasi 15 menit memberikan hasil terbaik dalam mengangkat jumlah telur terbanyak dengan morfologi yang masih lengkap.
Kata Kunci : Telur Ascaris lumbricoides, NaCl jenuh, sukrosa jenuh.
Daftar Bacaan : 52 (2015-2024)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1001 Forensic Medicine. Medical jurisprudence. Legal medicine |
| Divisions: | Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Analis Kesehatan > Poltekkes Tanjungkarang Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis |
| Depositing User: | ruang baca Bidan |
| Date Deposited: | 10 Feb 2026 07:04 |
| Last Modified: | 10 Feb 2026 07:04 |
| URI: | http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8728 |
