FEBRIANA, ICHA PRIMA (2025) EFEKTIVITAS PENGGUNAAN EKSTRAK KUBIS UNGU (Brassica oleracea var capitata L.) SEBAGAI PEWARNA ALTERNATIF PENGGANTI HEMATOXYLIN TERHADAP SEDIAAN HISTOLOGI GINJAL MENCIT (Mus musculus) PADA PROSES PEWARNAAN HEMATOXYLIN EOSIN (HE). Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNG KARANG.
01 LEMBAR JUDUL.pdf
Download (185kB)
02 ABSTRAK.pdf
Download (220kB)
03 KATA PENGANTAR_compressed (16).pdf
Download (598kB)
04 DAFTAR ISI.pdf
Download (206kB)
BAB I.pdf
Download (231kB)
BAB II.pdf
Download (378kB)
BAB III.pdf
Download (265kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (275kB)
BAB V.pdf
Download (218kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (190kB)
LAMPIRAN_compressed - 2026-02-02T141100.155.pdf
Download (653kB)
Abstract
ABSTRAK
Pewarnaan hematoxylin-eosin (HE) merupakan metode standar dalam histologi untuk memperjelas struktur jaringan, namun penggunaan hematoxylin sintetis berisiko terhadap kesehatan dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas ekstrak kubis ungu (Brassica oleracea var. capitata L.) sebagai pewarna alternatif pengganti hematoxylin pada sediaan histologi ginjal mencit (Mus musculus). Desain penelitian menggunakan post-test only control group dengan variasi konsentrasi ekstrak kubis ungu 80%, 90%, dan 100%, serta hematoxylin sebagai kontrol. Parameter yang diamati meliputi kejelasan inti sel, sitoplasma, intensitas pewarnaan, dan kontras warna. Hasil menunjukkan bahwa pewarnaan dengan hematoxylin menghasilkan kualitas sediaan terbaik dengan rerata skor 8 (baik). Konsentrasi ekstrak kubis ungu 80% menunjukkan kualitas cukup baik (rerata skor 6), sedangkan konsentrasi 90% dan 100% menghasilkan skor 5,25 dan 4,5 (tidak baik). Uji Kruskal-Wallis menunjukkan perbedaan signifikan antar perlakuan (p=0,006), dan uji Mann-Whitney menunjukkan perbedaan signifikan antara ekstrak kubis ungu dan hematoxylin (p<0,05). Kesimpulannya, ekstrak kubis ungu dengan metode ekstrasi maserasi kurang efektif sebagai pengganti hematoxylin sebagai pewarna inti sel, namun memiliki potensi sebagai alternatif pewarna dengan perbaikan metode pembuatan lainnya.
Kata kunci: Histologi, Kubis Ungu, Hematoxylin, Pewarna Alami, Ginjal Mencit
Daftar Bacaan: 26 (2011-2024)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1001 Forensic Medicine. Medical jurisprudence. Legal medicine |
| Divisions: | Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Analis Kesehatan > Poltekkes Tanjungkarang Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis |
| Depositing User: | ruang baca Bidan |
| Date Deposited: | 10 Feb 2026 04:51 |
| Last Modified: | 10 Feb 2026 04:51 |
| URI: | http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8687 |
