HUBUNGAN GLUKOSA URINE DENGAN KADAR UREUM DAN KREATININ PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS ROWOREJO

WULANDARI, DIAH AYU (2025) HUBUNGAN GLUKOSA URINE DENGAN KADAR UREUM DAN KREATININ PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS ROWOREJO. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNG KARANG.

[thumbnail of 1. LEMBAR SAMPUL.pdf] Text
1. LEMBAR SAMPUL.pdf

Download (115kB)
[thumbnail of 2. ABSTRAK.pdf] Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (178kB)
[thumbnail of 3. KATA PENGANTAR.pdf] Text
3. KATA PENGANTAR.pdf

Download (853kB)
[thumbnail of 4. DAFTAR ISI.pdf] Text
4. DAFTAR ISI.pdf

Download (191kB)
[thumbnail of 5. BAB I.pdf] Text
5. BAB I.pdf

Download (79kB)
[thumbnail of 6. BAB II.pdf] Text
6. BAB II.pdf

Download (342kB)
[thumbnail of 7. BAB III.pdf] Text
7. BAB III.pdf

Download (39kB)
[thumbnail of 8. BAB IV.pdf] Text
8. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (93kB)
[thumbnail of 9. BAB V.pdf] Text
9. BAB V.pdf

Download (25kB)
[thumbnail of 10. DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
10. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (89kB)

Abstract

ABSTRAK
Diabetes adalah penyakit berupa adanya ganggaun proses metabolik yang berlangsung kronis ditandai dengan kadar gula darah yang melebihi batas normal. Glukosa plasma yang meningkat tinggi, menyebabkan beban glukosa yang difiltrasi melebihi transport maksimumnya sehingga menimbulkan suatu keadaan disebut glukosuria dan dapat menyebabkan penurunan fungsi laju filtrasi glomerulus yang menyebabkan penurunan fungsi ginjal. Penurunan fungsi ginjal dapat diketahui dengan melakukan pemeriksaan ureum dan kreatinin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan glukosa urine dengan kadar ureum dan kreatinin pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Roworejo. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional, dilaksanakan pada bulan Januari sampai Mei 2025. Populasi dalam penelitian ini yaitu 76 pasien penderita diabetes melitus tipe 2 yang berobat ke Puskesmas Roworejo tahun 2025. Sampel yang digunakan penelitian ini sebanyak 36 pasien dengan kriteria tertentu. Analisa data yang digunakan adalah uji One Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan Nilai p-value pada uji glukosa urine dengan ureum dan kreatinin yaitu 0,000 (p < 0,05) artinya ada perbedaan signifikan antara glukosa urine dengan kadar ureum dan kreatinin, sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa ada hubungan antara hasil glukosa urine dengan kadar ureum dan kreatinin.

Kata Kunci: DM Tipe 2, Glukosa Urine, Kreatinin, Ureum.
Daftar Bacaan: 42 (1990-2024)

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1001 Forensic Medicine. Medical jurisprudence. Legal medicine
Divisions: Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Analis Kesehatan > Poltekkes Tanjungkarang Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis
Depositing User: ruang baca Bidan
Date Deposited: 06 Feb 2026 03:46
Last Modified: 06 Feb 2026 03:46
URI: http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8680

Actions (login required)

View Item
View Item