WULANDARI, CAHYA ANGGUN (2025) PERBEDAAN PROFIL HEMATOLOGI PADA PENDERITA TUBERKULOSIS SEBELUM DAN SESUDAH PENGOBATAN FASE INTENSIF DI BEBERAPA PUSKESMAS KABUPATEN LAMPUNG TENGAH TAHUN 2025. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNG KARANG.
1 LEMBAR SAMPUL.pdf
Download (63kB)
2 ABSTRAK.pdf
Download (104kB)
3 KATA PENGANTAR.pdf
Download (966kB)
4 DAFTAR ISI.pdf
Download (41kB)
BAB I.pdf
Download (111kB)
BAB II.pdf
Download (344kB)
BAB III.pdf
Download (120kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (234kB)
BAB V.pdf
Download (37kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (172kB)
Abstract
ABSTRAK
Tuberkulosis (TB) adalah penyakit infeksi menular yang masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia, termasuk di Kabupaten Lampung Tengah. Pengobatan TB dilakukan dalam dua fase, yaitu fase intensif dan fase lanjutan, yang dapat memengaruhi profil hematologi pasien. Efek samping obat anti-TB (OAT), seperti Rifampisin, Isoniazid, Pirazinamid, dan Etambutol, diduga berdampak terhadap parameter hematologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan profil hematologi (hemoglobin, hematokrit, eritrosit, leukosit, trombosit, RDW CV, dan RDW SD) pada penderita TB sebelum dan sesudah menjalani pengobatan fase intensif di beberapa puskesmas Kabupaten Lampung Tengah. Jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan one-group pretest-posttest. Didapatkan sebanyak 34 responden melalui teknik purposive sampling sesuai kriteria inklusi. Pemeriksaan hematologi dilakukan sebelum dan sesudah fase intensif pengobatan OAT. Analisis data menggunakan uji T-paired dan Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 34 responden, 22 orang (64,7%) berada pada kelompok usia produktif (19–60 tahun), jumlah responden laki-laki dan perempuan masing-masing sebanyak 17 orang (50%). Hasil analisis data menunjukkan hanya parameter Leukosit (p=0,007) yang mengalami perubahan signifikan setelah pengobatan fase intensif, sementara parameter lainnya seperti Hemoglobin (p=0,544), Hematokrit (p=0,397), Eritrosit (p=0,095), Trombosit (p=0,134), RDW CV (p=0,211), dan RDW SD (p=0,644) tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan (p>0,05).
Kata Kunci : Pengobatan Fase Intensif, Profil Hematologi, Tuberkulosis.
Daftar Bacaan : 40 (2013 – 2025)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1001 Forensic Medicine. Medical jurisprudence. Legal medicine |
| Divisions: | Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Analis Kesehatan > Poltekkes Tanjungkarang Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis |
| Depositing User: | ruang baca Bidan |
| Date Deposited: | 04 Feb 2026 08:32 |
| Last Modified: | 04 Feb 2026 08:32 |
| URI: | http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8614 |
