DAMAYANTI, HENNY CANDRA AYU (2025) PERBEDAAN KADAR ASAM URAT PENDERITA TUBERKULOSIS SEBELUM DAN SESUDAH PENGOBATAN FASE INTENSIF DI BEBERAPA PUSKESMAS KABUPATEN LAMPUNG TENGAH. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNG KARANG.
1. LEMBA SAMPUL.pdf
Download (160kB)
2. ABSTRAK.pdf
Download (13kB)
3. KATA PENGANTAR_compressed (12).pdf
Download (526kB)
4. DAFTAR ISI.pdf
Download (118kB)
5. BAB I.pdf
Download (190kB)
6. BAB II.pdf
Download (337kB)
7. BAB III.pdf
Download (192kB)
8. BAB IIV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (334kB)
9. BAB V.pdf
Download (102kB)
10. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (265kB)
Abstract
ABSTRAK
Tuberkulosis (TB) adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis, umumnya menyerang paru-paru. Pengobatan TB terdiri dari dua fase, yaitu fase intensif menggunakan kombinasi rifampisin, isoniazid, pirazinamid, dan etambutol, serta fase lanjutan dengan isoniazid dan rifampisin. Salah satu efek samping dari pirazinamid adalah peningkatan kadar asam urat dalam darah (hiperurisemia), yang dapat menimbulkan keluhan nyeri sendi. Kondisi ini sering ditemukan pada beberapa pasien TB yang menjalani pengobatan di Puskesmas Kabupaten Lampung Tengah. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan kadar asam urat sebelum dan sesudah pengobatan fase intensif pada penderita TB paru. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimen dan pendekatan one group pre-test and post-test. Sampel terdiri dari 34 pasien TB di empat Puskesmas, dipilih dengan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji paired sample t-test. Hasil menunjukkan rata-rata kadar asam urat meningkat dari 5,02 mg/dL menjadi 7,67 mg/dL setelah pengobatan, dengan nilai p 0,001 (p < 0,05), yang menunjukkan perbedaan signifikan antara pemeriksaan sebelum dan sesudah pengobatan TB fase intensif.
Kata Kunci : Asam urat, penderita TB, pengobatan fase intenisf Daftar bacaan : 30 (2010-2024)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1001 Forensic Medicine. Medical jurisprudence. Legal medicine |
| Divisions: | Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Analis Kesehatan > Poltekkes Tanjungkarang Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis |
| Depositing User: | ruang baca Bidan |
| Date Deposited: | 04 Feb 2026 08:30 |
| Last Modified: | 04 Feb 2026 08:30 |
| URI: | http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8608 |
