AZ ZAHRA, DAVINA OLIVIA (2025) SENSITIVITAS METHYLENE BLUE SEBAGAI ALTERNATIF PEWARNA DNA PASIEN POSITIF HEPATITIS B PADA PROSES ELEKTROFORESIS AGAROSE. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNG KARANG.
LEMBAR SAMPUL.pdf
Download (154kB)
ABSTRAK.pdf
Download (274kB)
KATA PENGANTAR_compressed - 2026-01-29T093721.899.pdf
Download (395kB)
DAFTAR ISI.pdf
Download (941kB)
BAB 1.pdf
Download (137kB)
BAB 2.pdf
Download (475kB)
BAB 3.pdf
Download (424kB)
BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (341kB)
BAB 5.pdf
Download (122kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (266kB)
LAMPIRAN_compressed - 2026-01-29T093931.974.pdf
Download (808kB)
Abstract
ABSTRAK
Deteksi DNA virus Hepatitis B menggunakan metode elektroforesis gel agarosa membutuhkan pewarna DNA, di mana pewarna umum adalah EtBr bersifat toksik dan membutuhkan sinar UV untuk visualisasi. GelRed merupakan salah satu alternatif yang lebih aman dari EtBr, karena bersifat non-mutagenik dan memberikan fluoresensi tinggi saat diamati di bawah sinar UV. Namun, penggunaannya tetap membutuhkan alat transiluminator UV dan biayanya relatif mahal. Methylene blue dikenal sebagai alternatif yang lebih aman, tidak karsinogenik, dapat diamati menggunakan cahaya tampak, dan lebih ekonomis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sensitivitas methylene blue sebagai pewarna alternatif DNA pada sampel pasien positif Hepatitis B. Penelitian dilakukan di Laboratorium Biologi Molekuler Poltekkes Tanjungkarang pada Mei-Juni 2025. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan desain Rancangan Acak Lengkap, menggunakan variasi lama waktu pewarnaan (10, 15, 20, dan 25 menit) serta volume sampel (2, 4, 6, dan 8 µL). Hasil penelitian menunjukkan intensitas warna pita DNA tertinggi diperoleh pada lama pewarnaan 20 menit dan volume 8 µL. Uji Kruskal-Wallis menunjukkan adanya perbedaan bermakna antar perlakuan (p<0,05). Dilanjutkan dengan uji sensitivitas dengan melihat perbandingan intensitas warna dengan GelRed. Berdasarkan hasil penelitian, methylene blue lebih sensitive dibandingkan dengan GelRed. Dapat disimpulkan bahwa methylene blue konsentrasi 0,025% sensitif dan efektif sebagai pewarna DNA.
Kata Kunci : Methylene blue, GelRed, Elektroforesis agarosa, Hepatitis B, Sensitivitas.
Daftar Bacaan : 37 (1996-2024)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1001 Forensic Medicine. Medical jurisprudence. Legal medicine |
| Divisions: | Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Analis Kesehatan > Poltekkes Tanjungkarang Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis |
| Depositing User: | ruang baca Bidan |
| Date Deposited: | 04 Feb 2026 08:13 |
| Last Modified: | 04 Feb 2026 08:13 |
| URI: | http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8585 |
