HUBUNGAN ANTARA KADAR GLUKOSA DAN ALBUMIN SERUM DENGAN STATUS ANEMIA PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU YANG MENJALANI PENGOBATAN FASE INTENSIF DI KABUPATEN PESAWARAN

PUSPITA, AYU AWINDA (2025) HUBUNGAN ANTARA KADAR GLUKOSA DAN ALBUMIN SERUM DENGAN STATUS ANEMIA PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU YANG MENJALANI PENGOBATAN FASE INTENSIF DI KABUPATEN PESAWARAN. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNG KARANG.

[thumbnail of LEMBAR SAMPUL.pdf] Text
LEMBAR SAMPUL.pdf

Download (135kB)
[thumbnail of ABSTRAK (2).pdf] Text
ABSTRAK (2).pdf

Download (145kB)
[thumbnail of KATA PENGANTAR.pdf] Text
KATA PENGANTAR.pdf

Download (929kB)
[thumbnail of DAFTAR ISI.pdf] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (118kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (120kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (182kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (143kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (216kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (136kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (102kB)

Abstract

ABSTRAK

Tuberkulosis (TB) adalah suatu penyakit kronik menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Pengobatan TB dengan metode DOTS menyebabkan perubahan metabolisme yang dapat memicu malnutrisi serta komplikasi penyakit lain seperti peningkatan kadar glukosa darah. Keadaan hiperglikemi kronis dapat menyebabkan gangguan produksi hormon eritropoietin. Akibatnya hemoglobin tidak dapat dibentuk sehingga menyebabkan anemia. Indikator yang dapat digunakan untuk melihat keadaan malnutrisi salah satunya adalah albumin. Kadar albumin yang rendah berhubungan dengan kejadian anemia pada pasien tuberkulosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kadar glukosa dan albumin serum pada pasien tuberkulosis yang menjalani pengobatan fase intensif di Kabupaten Pesawaran. Jenis penelitian analitik dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah 51 pasien tuberkulosis paru yang menjalani pengobatan fase intensif di Puskesmas Gedong Tataan, Puskesmas Kotadalam dan Puskesmas Kalirejo. Sampel yang digunakan penelitian ini sebanyak 39 pasien dengan kriteria tertentu. Analisis data yang digunakan adalah uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kadar glukosa dan kadar Hb (p-value = 0,947) (p-value > 0,050), dengan arah hubungan positif yang sangat lemah (r = 0,11). Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kadar albumin dan kadar Hb (p-value = 0,156) (p- value > 0,050), dengan arah hubungan negatif yang sangat lemah (r = -0,231).

Kata kunci : Glukosa, Albumin, Status Anemia, Tuberkulosis Paru Daftar bacaan : 38 (2009-2024)

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1001 Forensic Medicine. Medical jurisprudence. Legal medicine
Divisions: Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Analis Kesehatan > Poltekkes Tanjungkarang Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis
Depositing User: ruang baca Bidan
Date Deposited: 02 Feb 2026 08:19
Last Modified: 02 Feb 2026 08:19
URI: http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8575

Actions (login required)

View Item
View Item