SARI, INDAH PERMATA (2025) HUBUNGAN USIA DAN PEMBERIAN VITAMIN A DENGAN KEJADIAN INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT (ISPA) PADA BALITA DI PUSKESMAS YOSOMULYO. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNGKARANG.
1. LEMBAR SAMPUL.pdf
Download (215kB)
2. RINGKASAN.pdf
Download (214kB)
3. KATA PENGANTAR.pdf
Download (1MB)
4. DAFTAR ISI.pdf
Download (187kB)
5. BAB I.pdf
Download (177kB)
6. BAB II.pdf
Download (340kB)
7. BAB III.pdf
Download (241kB)
8. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (203kB)
9. BAB V.pdf
Download (209kB)
9. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (212kB)
11. LAMPIRAN_compressed (38).pdf
Download (639kB)
Abstract
RINGKASAN
Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu masalah kesehatan utama pada balita yang masih menjadi penyumbang angka kesakitan dan kematian tinggi, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Faktor usia balita dan status gizi, termasuk kecukupan vitamin A, diyakini berkontribusi signifikan terhadap kerentanan terhadap ISPA. Balita usia 1–3 tahun memiliki sistem imun yang belum matang dan lebih rentan terhadap infeksi. Di sisi lain, vitamin A diketahui memiliki fungsi penting dalam menjaga integritas epitel saluran pernapasan dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara usia dan pemberian vitamin A dengan kejadian ISPA pada balita di wilayah kerja Puskesmas Yosomulyo, Kota Metro.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain cross-sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh balita di wilayah kerja puskesmas Yosomulyo yang berjumlah 1.019 balita, hasil perhitungan besar sampel diperoleh sebanyak 104 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan lembar checklist, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square.
Hasil penelitian menunjukkan distribusi frekuensi usia balita ≤3 tahun sebesar 47,1%. Sebanyak 20,2% responden belum mendapatkan vitamin A. Responden yang mengalami ISPA sebanyak 66,3%. Hasil uji statistik menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara usia balita dan kejadian ISPA dengan nilai p-value=0,000(≤0,05). Selain itu, pemberian vitamin A juga menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kejadian ISPA dengan nilai p-value = 0,002 (≤0,05).
Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa usia dan pemberian vitamin A memiliki hubungan signifikan terhadap kejadian ISPA pada balita. Oleh karena itu, program pemberian vitamin A harus terus ditingkatkan dan ditargetkan terutama pada kelompok usia yang rentan, serta diiringi dengan edukasi kepada orang tua mengenai pentingnya nutrisi dan pencegahan penyakit ISPA pada anak.
Kata Kunci: Vitamin A, ISPA, Balita
Daftar Bacaan: 27 (2010-2024)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics R Medicine > RJ Pediatrics |
| Divisions: | Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Kebidanan > Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Kebidanan Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan Metro |
| Depositing User: | ruang baca Keperawatan |
| Date Deposited: | 02 Feb 2026 08:18 |
| Last Modified: | 02 Feb 2026 08:18 |
| URI: | http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8573 |
