PENGARUH LAMA FERMENTASI KOMBUCHA TEH BUNGA TELANG (Clitoria ternatea) TERHADAP DAYA HAMBAT PERTUMBUHAN JAMUR Candida albicans

KUSUMAWARDHANI, ARIE (2025) PENGARUH LAMA FERMENTASI KOMBUCHA TEH BUNGA TELANG (Clitoria ternatea) TERHADAP DAYA HAMBAT PERTUMBUHAN JAMUR Candida albicans. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNG KARANG.

[thumbnail of Lembar Sampul.pdf] Text
Lembar Sampul.pdf

Download (31kB)
[thumbnail of Abstrak (2).pdf] Text
Abstrak (2).pdf

Download (16kB)
[thumbnail of Kata Pengantar.pdf] Text
Kata Pengantar.pdf

Download (398kB)
[thumbnail of Daftar Isi.pdf] Text
Daftar Isi.pdf

Download (21kB)
[thumbnail of BAB I ARIE.pdf] Text
BAB I ARIE.pdf

Download (114kB)
[thumbnail of BAB II ARIE.pdf] Text
BAB II ARIE.pdf

Download (329kB)
[thumbnail of BAB III ARIE.pdf] Text
BAB III ARIE.pdf

Download (223kB)
[thumbnail of BAB IV ARIE.pdf] Text
BAB IV ARIE.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (192kB)
[thumbnail of BAB V ARIE.pdf] Text
BAB V ARIE.pdf

Download (36kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (141kB)
[thumbnail of Lampiran (3)_compressed.pdf] Text
Lampiran (3)_compressed.pdf

Download (930kB)

Abstract

ABSTRAK

Kandidiasis yang disebabkan oleh Candida albicans merupakan infeksi jamur yang umum ditemukan di Indonesia dan menjadi masalah kesehatan karena resistensi terhadap obat antijamur kimia. Salah satu alternatif alami yang berpotensi adalah kombucha teh bunga telang (Clitoria ternatea) yang mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, saponin, terpenoid, tanin, alkaloid, dan fenolik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama fermentasi kombucha teh bunga telang terhadap daya hambat pertumbuhan jamur Candida albicans. Jenis penelitian adalah eksperimental laboratorium rancangan acak lengkap menggunakan tiga variasi lama fermentasi yaitu 7, 14, dan 21 hari. Uji aktivitas antijamur dilakukan dengan metode difusi sumuran, diameter zona hambat diukur menggunakan jangka sorong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata diameter zona hambat meningkat seiring bertambahnya lama fermentasi, yaitu 12.2 mm (hari ke-7), 17.0 mm (hari ke-14), dan 20.9 mm (hari ke-21). Data terdistribusi normal dan homogen, serta uji ANOVA menunjukkan pengaruh yang signifikan (p = 0,000). Uji post hoc menunjukkan bahwa semua perlakuan berbeda nyata. Fermentasi 7 dan 14 hari termasuk kategori kuat (12,2 mm dan 17,0 mm), sedangkan fermentasi 21 hari tergolong sangat kuat (20,9 mm). Lama fermentasi kombucha teh bunga telang selama 21 hari menghasilkan diameter terbesar. Semakin lama waktu fermentasi semakin besar diameter zona hambat yang dihasilkan.

Kata kunci : Clitoria ternatea, fermentasi, kombucha, Candida albicans, zona hambat, antijamur
Daftar Bacaan : 34 (2008-2024)

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1001 Forensic Medicine. Medical jurisprudence. Legal medicine
Divisions: Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Analis Kesehatan > Poltekkes Tanjungkarang Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis
Depositing User: ruang baca Bidan
Date Deposited: 02 Feb 2026 08:17
Last Modified: 02 Feb 2026 08:17
URI: http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8567

Actions (login required)

View Item
View Item