PENGARUH VARIASI KONSENTRASI MINYAK ATSIRI DAUN PALA (Myristica fragrans) TERHADAP AKTIVITAS DAN EFEKTIVITAS ANTIJAMUR Candida albicans

KUSRINI, ELI ENDANG (2025) PENGARUH VARIASI KONSENTRASI MINYAK ATSIRI DAUN PALA (Myristica fragrans) TERHADAP AKTIVITAS DAN EFEKTIVITAS ANTIJAMUR Candida albicans. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNG KARANG.

[thumbnail of LEMBAR SAMPUL.pdf] Text
LEMBAR SAMPUL.pdf

Download (218kB)
[thumbnail of ABSTRAK.pdf] Text
ABSTRAK.pdf

Download (300kB)
[thumbnail of KATA PENGANTAR.pdf] Text
KATA PENGANTAR.pdf

Download (427kB)
[thumbnail of DAFTAR ISI.pdf] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (202kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (420kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (679kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (551kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (690kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (295kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (498kB)

Abstract

ABSTRAK
Infeksi jamur Candida albicans merupakan salah satu masalah kesehatan yang umum terjadi, baik di fasilitas pelayanan kesehatan maupun di masyarakat luas. Upaya pencarian agen antijamur berbasis bahan alam terus berkembang, salah satunya dengan memanfaatkan minyak atsiri daun pala (Myristica fragrans). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi minyak atsiri daun pala terhadap aktivitas dan efektivitas antijamur terhadap Candida albicans. Penelitian dilakukan secara eksperimental laboratorium menggunakan rancangan post-test only control group design. Subjek penelitian berupa suspensi Candida albicans diinokulasikan ke dalam media SDA, kemudian diberi perlakuan minyak atsiri daun pala dengan konsentrasi 10%, 20%, 30%, 40%, dan 50%, dengan dua jenis pelarut digunakan, yaitu etanol 90% dan minyak kelapa. Kontrol positif menggunakan ketokonazol 2%, sedangkan kontrol negatif menggunakan pelarut saja. Efektivitas diukur melalui diameter zona hambat di sekitar sumuran Hasil penelitian menunjukkan bahwa minyak atsiri daun pala dengan pelarut etanol 90% membentuk zona hambat pada semua konsentrasi, dengan diameter yang meningkat seiring kenaikan konsentrasi. Konsentrasi 50% menghasilkan zona hambat terbesar (22,49 mm) dan tergolong sangat kuat. Sebaliknya, pelarut minyak kelapa tidak membentuk zona hambat. Uji statistik One Way ANOVA dan Games-Howell menunjukkan perbedaan signifikan antar kelompok (p < 0,05). Namun, efektivitas minyak atsiri daun pala dengan pelarut etanol 90% belum dapat menyamai kontrol positif. Meskipun demikian minyak atsiri tersebut tetap menunjukkan potensi besar sebagai agen antijamur berbasis bahan alam terhadap Candida albicans.

Kata kunci : minyak atsiri daun pala, Myristica fragrans, Candida albicans, antijamur, zona hambat
Daftar Pustaka : 61 (1999-2024)

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1001 Forensic Medicine. Medical jurisprudence. Legal medicine
Divisions: Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Analis Kesehatan > Poltekkes Tanjungkarang Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis
Depositing User: ruang baca Bidan
Date Deposited: 02 Feb 2026 08:15
Last Modified: 02 Feb 2026 08:15
URI: http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8559

Actions (login required)

View Item
View Item