HUBUNGAN KADAR HbA1c DENGAN KADAR FIBRINOGEN PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2

DIARTA, NABILA FINNA (2025) HUBUNGAN KADAR HbA1c DENGAN KADAR FIBRINOGEN PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNG KARANG.

[thumbnail of LAMBAR SAMPUL.pdf] Text
LAMBAR SAMPUL.pdf

Download (111kB)
[thumbnail of ABSTRAK.pdf] Text
ABSTRAK.pdf

Download (236kB)
[thumbnail of KATA PENGANTAR_compressed - 2026-01-26T092600.967.pdf] Text
KATA PENGANTAR_compressed - 2026-01-26T092600.967.pdf

Download (496kB)
[thumbnail of DAFTAR ISI.pdf] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (333kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (166kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (271kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (170kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (181kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (83kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (159kB)

Abstract

ABSTRAK

Diabetes Melitus merupakan gangguan metabolik kronis yang dapat menimbulkan berbagai komplikasi baik komplikasi makroangiopati maupun mikroangiopati. HbA1c mencerminkan kontrol glikemik jangka panjang, sedangkan fibrinogen merupakan penanda inflamasi yang berperan dalam evaluasi pendarahan berlebihan atau penyumbatan abnormal pada vena atau arteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar HbA1c dengan kadar fibrinogen pada pasien diabetes melitus tipe 2. Metode penelitian menggunakan studi observasional analitik dengan desain cross-sectional. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi spearman. Sampel sebanyak 32 pasien diabetes melitus tipe 2 di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung pada Juni 2025 yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data sekunder kadar HbA1c diperoleh dari rekam medis dan data primer kadar fibrinogen diperiksa menggunakan metode Clauss. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok usia terbanyak berada di kelompok usia 45 – 60 tahun sebanyak 17 orang (53,1%). Mayoritas pasien berjenis kelamin laki-laki sebanyak 17 orang (53,1%), kemudian jenis kelamin perempuan sebanyak 15 orang (46,9%). Rata-rata kadar HbA1c adalah 10,85 ± 2,99% dan fibrinogen 358,32 ± 91,06 mg/dL. Hasil uji korelasi spearman menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kadar HbA1c dengan kadar fibrinogen dengan nilai (p = 0,001; r
= 0,540) pada pasien diabetes melitus tipe 2.

Kata Kunci : Diabetes Melitus Tipe 2, Fibrinogen, HbA1c, Hiperkoagulasi, Komplikasi, Peradangan.
Daftar Bacaan : 40 (2011-2025)

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RC Internal medicine > RC0321 Neuroscience. Biological psychiatry. Neuropsychiatry
Divisions: Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Analis Kesehatan > Poltekkes Tanjungkarang Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis
Depositing User: ruang baca Keperawatan
Date Deposited: 02 Feb 2026 03:57
Last Modified: 02 Feb 2026 03:57
URI: http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8479

Actions (login required)

View Item
View Item