RAMADIAN, KHILFIAH (2025) PERBANDINGAN KADAR PROCALCITONIN (PCT) PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU DALAM PENGGOBATAN 6 BULAN DAN TUBERKULOSIS PARU MULTI DRUG RESISTANT (MDR) PENGOBATAN LINI PERTAMA. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNGKARANG.
lembar sampul.pdf
Download (121kB)
abstrak.pdf
Download (64kB)
kata pengantar_compressed - 2026-01-23T132509.349.pdf
Download (439kB)
daftar isi.pdf
Download (873kB)
bab 1.pdf
Download (356kB)
bab 2.pdf
Download (654kB)
bab 3.pdf
Download (470kB)
bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (377kB)
bab 5.pdf
Download (59kB)
daftar pustaka.pdf
Download (374kB)
lampiran_compressed - 2026-01-23T132844.624.pdf
Download (876kB)
Abstract
ABSTRAK
Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular kronik yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Bakteri ini dikenal dengan Basil Tahan Asam (BTA) dikarenakan berbentuk basil berwarna merah dengan pengecatan Ziehl-Neelsen. Dinding bakteri ini sangat kompleks terdiri dari 60% lapisan lemak, dimana presetase tersebut cukup tinggi dan menyebabkan bakteri tersebut tahan terhadap zat asam. Procalcitonin (PCT) adalah biomarker yang membantu diagnosis saat terjadi infeksi bakteri dan sebagai pendeteksi sepsis. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbandingan kadar procalcitonin pada pasien tuberkulosis paru dalam pengobatan 6 bulan dengan pasien tuberkulosis paru multi drug resitant pengobatan lini pertama. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Besar sampel yang akan diambil adalah 15 pasien tuberkulosis dalam pengobatan 6 bulan dan 15 pasien tuberkulosis multidrug resistant pengobatan lini pertama. Hasil dari penelitian ini didapatkan rata-rata kadar PCT pada pasien TB paru dalam pengobatan 6 bulan adalah 0,499733 ng/ml sedangkan pada pasien TB paru MDR pengobatan lini pertama adalah 0,4426 ng/ml. Hasil dari uji independent t-test menunjukkan tidak adanya perbandingan signifikan antara kadar PCT (procalcitonin) pada pasien tuberkulosis paru dalam pengobatan 6 bulan dengan pasien tuberkulosis paru multidrug resitant (MDR) pengobatan lini pertama (p = 0,494).
Kata kunci: Tuberkulosis paru, sepsis, procalcitonin, bakteremia, multidrug resistant
Daftar bacaan: 38 (2011-2025)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1001 Forensic Medicine. Medical jurisprudence. Legal medicine |
| Depositing User: | ruang baca Bidan |
| Date Deposited: | 02 Feb 2026 03:36 |
| Last Modified: | 02 Feb 2026 03:36 |
| URI: | http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8440 |
