PEMANFAATAN EKSTRAK ETANOL DAUN BAYAM MERAH (Amaranthus tricolor L.) SEBAGAI PEWARNA ALTERNATIF SEDIAAN APUSAN DARAH PADA PEMERIKSAAN MALARIA

CINTIA, RIRA ELVIRA (2025) PEMANFAATAN EKSTRAK ETANOL DAUN BAYAM MERAH (Amaranthus tricolor L.) SEBAGAI PEWARNA ALTERNATIF SEDIAAN APUSAN DARAH PADA PEMERIKSAAN MALARIA. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNG KARANG.

[thumbnail of 1 LEMBAR SAMPUL.pdf] Text
1 LEMBAR SAMPUL.pdf

Download (180kB)
[thumbnail of 2 ABSTRAK.pdf] Text
2 ABSTRAK.pdf

Download (127kB)
[thumbnail of 3 KATA PENGANTAR.pdf] Text
3 KATA PENGANTAR.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 4 DAFTAR ISI.pdf] Text
4 DAFTAR ISI.pdf

Download (145kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (177kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (368kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (201kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (246kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (152kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (137kB)
[thumbnail of LAMPIRAN_compressed - 2026-01-21T103102.577.pdf] Text
LAMPIRAN_compressed - 2026-01-21T103102.577.pdf

Download (780kB)

Abstract

ABSTRAK

Pemeriksaan secara mikroskopik dengan apusan darah masih menjadi standar baku (gold standard) dalam mendiagnosis penyakit malaria. Pewarna Giemsa dapat menghasilkan warna yang lebih jelas tetapi dapat menyebabkan iritasi pada kulit, tidak ramah lingkungan dan bersifat toksik sehingga diperlukan alternatif pewarna alami salah satunya dari bayam merah. Antosianin merupakan pigmen berwarna merah keunguan yang memberi ciri khas pada bayam merah, sehingga bayam merah memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai pewarna alami. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kualitas ekstrak etanol daun bayam merah (Amarantus tricolor L.) dengan konsentrasi 25%, 50%, 75% dan 100% yang dapat digunakan sebagai pewarna sediaan. Jenis penelitian True Experimental. Analisis data didapatkan rerata skor kualitas sediaan dengan pewarna ekstrak etanol daun bayam merah variasi konsentarasi 25%, 50%, 75% dan 100% yaitu 4,8; 4,8; 4,8 dan 4,4 dari skor maksimal yaitu 8 dengan menunjukkan sitoplasma pucat, inti Plasmodium kecoklatan, eritrosit pucat sampai kekuningan dan latar belakang sediaan bersih yang artinya masuk kategori kurang baik. Hasil uji Kruskal Wallis Test menunjukan perbedaan signifikan yaitu 0,002 (P<0,05) antara kelompok ekstrak daun bayam merah dengan giemsa 3%.

Kata kunci : Kualitas Sediaan Apusan Darah Malaria, Pewarna alternatif, Antosianin, Ekstrak Daun Bayam Merah
Daftar Bacaan : 53 (1993-2024)

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1001 Forensic Medicine. Medical jurisprudence. Legal medicine
Divisions: Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Analis Kesehatan > Poltekkes Tanjungkarang Program Studi DIII Teknologi Laboratorium Medis
Depositing User: ruang baca Bidan
Date Deposited: 23 Jan 2026 07:58
Last Modified: 23 Jan 2026 07:58
URI: http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8366

Actions (login required)

View Item
View Item