MANAJEMEN RISIKO LIMBAH MEDIS DI UPTD PUSKESMAS RAWAT INAP BUMIDAYA KABUPATEN LAMPUNG SELATAN

MAULANA, AMIR (2025) MANAJEMEN RISIKO LIMBAH MEDIS DI UPTD PUSKESMAS RAWAT INAP BUMIDAYA KABUPATEN LAMPUNG SELATAN. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNGKARANG.

[thumbnail of 1. LEMBAR SAMPUL.pdf] Text
1. LEMBAR SAMPUL.pdf

Download (15kB)
[thumbnail of 2. ABSTRAK.pdf] Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (218kB)
[thumbnail of 3. KATA PENGANTAR.pdf] Text
3. KATA PENGANTAR.pdf

Download (590kB)
[thumbnail of 4. DAFTAR ISI.pdf] Text
4. DAFTAR ISI.pdf

Download (301kB)
[thumbnail of 5. BAB I.pdf] Text
5. BAB I.pdf

Download (417kB)
[thumbnail of 6. BAB II.pdf] Text
6. BAB II.pdf

Download (860kB)
[thumbnail of 7. BAB III.pdf] Text
7. BAB III.pdf

Download (439kB)
[thumbnail of 8. BAB IV.pdf] Text
8. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (943kB)
[thumbnail of 9. BAB V.pdf] Text
9. BAB V.pdf

Download (110kB)
[thumbnail of 10. DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
10. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (127kB)
[thumbnail of 11. LAMPIRAN.pdf] Text
11. LAMPIRAN.pdf

Download (895kB)

Abstract

ABSTRAK
Limbah medis merupakan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) yang dihasilkan dari aktivitas pelayanan kesehatan dan berpotensi menimbulkan risiko terhadap kesehatan manusia dan lingkungan. Pengelolaan limbah medis yang tidak sesuai standar dapat menimbulkan bahaya fisik, kimia, biologi, dan ergonomis terhadap petugas dan lingkungan sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan manajemen risiko pengelolaan limbah medis padat B3 di UPTD Puskesmas Rawat Inap Bumidaya Kabupaten Lampung Selatan, meliputi proses identifikasi, analisis, evaluasi, dan pengendalian risiko. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis risiko dilakukan menggunakan matriks risiko berdasarkan standar AS/NZS 4360:2004. Penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan limbah medis di puskesmas masih mengandung berbagai potensi risiko seperti tertusuk benda tajam, terpeleset, terpapar bahan kimia dan mikroorganisme, serta risiko ergonomis. Tingkat risiko bervariasi dari rendah hingga sangat tinggi, dengan dominasi risiko sedang hingga tinggi pada tahap pengangkutan dan penyimpanan. Pengendalian risiko yang dilakukan belum optimal, terutama dalam hal penggunaan alat pelindung diri (APD), fasilitas pengangkutan internal, dan tempat penyimpanan yang sesuai standar. Untuk itu kesimpulan dari pengelolaan limbah medis B3 di UPTD Puskesmas Rawat Inap Bumidaya perlu ditingkatkan melalui penguatan SOP, pelatihan petugas, dan penyediaan sarana prasarana pendukung untuk mengurangi potensi risiko yang ada.
Kata Kunci : Limbah Medis, Manajemen Risiko, Limbah B3, Puskesmas,
AS/NZS 4360:2004
Daftar bacaan : 23 (2004-2022)

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Kesehatan Lingkungan > Program Studi Sarjana Terapan Sanitasi Lingkungan
Depositing User: Unnamed user with email repository@poltekkes-tjk.ac.id
Date Deposited: 08 Jan 2026 02:22
Last Modified: 08 Jan 2026 02:22
URI: http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8206

Actions (login required)

View Item
View Item