CAHYANI, ASRI GITA (2025) HUBUNGAN PENERAPAN KEGIATAN 3M PLUS DENGAN KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RAWAT INAP SUKADAMAI KABUPATEN LAMPUNG SELATAN TAHUN 2025. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNGKARANG.
LEMBAR SAMPUL.pdf
Download (54kB)
ABSTRAK.pdf
Download (75kB)
KATA PENGANTAR_compressed (18).pdf
Download (191kB)
BAB I.pdf
Download (102kB)
BAB II.pdf
Download (277kB)
BAB III.pdf
Download (241kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (304kB)
BAB V.pdf
Download (30kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (103kB)
LAMPIRAN_compressed (57).pdf
Download (293kB)
Abstract
ABSTRAK
Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Kabupaten Lampung Selatan. Pencegahan DBD dilakukan melalui program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan menerapkan perilaku 3M Plus, yaitu menguras, menutup, dan mengubur, ditambah tindakan tambahan seperti penggunaan abate dan lotion anti nyamuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penerapan kegiatan 3M Plus dengan kejadian DBD di wilayah kerja Puskesmas Rawat Inap Sukadamai Tahun 2025.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan penerapan kegiatan 3M Plus dengan kejadian demam berdarah dengue di wilayah kerja puskesmas rawat inap sukadamai kabupaten lampung selatan tahun 2025. Metode peneletian ini adalah observasional dengan pendekatan case control. Variabel yang diteliti peneliti adalah kegiatan menguras tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air, mengubur barang bekas, menggunakan bubuk abate, dan menggunakan lotion anti nyamuk dengan melibatkan 72 responden diantaranya 36 responden kasus dan 36 responden kontrol.
Hasil penelitian ini menunjukan ada hubungan antara menguras tempat penampungan air dengan kejadian demam berdarah dengue di wilayah kerja puskesmas rawat inap sukadamai kabupaten lampung selatan dengan (p-value = 0,001) OR= 8,000, menutup tempat penampungan air (p-value = 0.000) OR = 12,400, mengubur barang bekas (p-value = 0,048) dengan OR = 3,132 menggunakan bubuk abate (p-value = 0,024) dengan OR = 3,707, menggunakan lotion anti nyamuk (p-value = 0,005) dengan OR= 4,600.
kesimpulan dari peneltian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara menguras dan menutup tempat penampungan air, menggunakan bubuk abate, mengubur barang bekas menggunakan lotion anti nyamuk dengan kejadian demam berdarah dengue. Oleh karena itu peneliti menyarankan untuk selalu menerapkan kegiatan 3M Plus guna menghindari terjadinya penularan DBD.
Kata kunci : Demam Bedarah Dengue, 3M Plus, Pemberantasan Sarang Nyamuk
Daftar Bacaan : (2012-2024)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Kesehatan Lingkungan > Program Studi Sarjana Terapan Sanitasi Lingkungan |
| Depositing User: | Unnamed user with email repository@poltekkes-tjk.ac.id |
| Date Deposited: | 06 Jan 2026 08:14 |
| Last Modified: | 06 Jan 2026 08:14 |
| URI: | http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8184 |
