ASTUTI, MAIDA (2025) HUBUNGAN FAKTOR IKLIM TERHADAP KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI KABUPATEN LAMPUNG BARAT TAHUN 2022-2024. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNGKARANG.
1. LEMBAR SAMPUL.pdf
Download (269kB)
2. ABSTRAK.pdf
Download (237kB)
3. KATA PENGANTAR_compressed (8).pdf
Download (232kB)
4. DAFTAR ISI.pdf
Download (311kB)
5. BAB I.pdf
Download (313kB)
6. BAB II.pdf
Download (477kB)
7. BAB III.pdf
Download (423kB)
8. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (582kB)
9. BAB V.pdf
Download (299kB)
10. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (240kB)
11. ALMPIRAN_compressed.pdf
Download (326kB)
Abstract
ABSTRAK
Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Peningkatan kasus DBD seringkali berkaitan dengan faktor iklim, seperti suhu, kelembaban udara, dan curah hujan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan faktor iklim (suhu udara, kelembaban udara, dan curah hujan) terhadap kejadian DBD di Kabupaten Lampung Barat selama periode 2022-2024.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan uji korelasi dengan pendekatan studi ekologi. Teknik pengambilan sampel menggunakan exhaustive sampling. Sumber data menggunakan data sekunder yaitu jumlah kejadian DBD dari Dinas Kesehatan Lampung Barat dan Data Iklim dari BMKG Lampung Utara. Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson karena data terdistribusi normal berdasarkan uji Kolmogorov-Smirnov. Penelitian ini dilakukan pada bulan April-Mei 2025. Variabel independent yaitu suhu udara, kelembaban udara, dan curah hujan, sedangkan variabel dependent yaitu kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD).
Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan signifikan antara suhu udara (p=0,011), kelembaban udara (p=0,000), dan curah hujan (p=0,008) dengan kejadian DBD. Kelembaban udara menunjukkan korelasi tertinggi (r=0,637), diikuti curah hujan (r=0,438), dan suhu udara (r=0,421). Kesimpulan ada hubungan antara suhu udara, kelembaban udara, dan curah hujan dengan kejadian DBD di Kabupaten Lampung Barat Tahun 2022-2024. Oleh karena itu, upaya pencegahan dan pengendalian DBD perlu mempertimbangkan faktor iklim.
Kata kunci : DBD, faktor iklim
Daftar bacaan : 24 (2000-2024)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Kesehatan Lingkungan > Program Studi Sarjana Terapan Sanitasi Lingkungan |
| Depositing User: | Unnamed user with email repository@poltekkes-tjk.ac.id |
| Date Deposited: | 02 Jan 2026 09:16 |
| Last Modified: | 02 Jan 2026 09:16 |
| URI: | http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8156 |
