MULYA, AL INSAN (2025) PEMETAAN DAERAH RENTAN TUBERKULOSIS PARU (TBC) SECARA SPASIAL MENGGUNAKAN METODE AHP DAN OVERLAY DI KABUPATEN WAY KANAN TAHUN 2025. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNGKARANG.
1. LEMBAR SAMPUL.pdf
Download (84kB)
2. ABSTRAK.pdf
Download (183kB)
3. KATA PENGANTAR_compressed (7).pdf
Download (302kB)
4. DAFTAR ISI.pdf
Download (206kB)
5. BAB 1.pdf
Download (256kB)
6. BAB II.pdf
Download (451kB)
7. BAB III.pdf
Download (280kB)
8. BAB IV_compressed.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (378kB)
9. BAB V.pdf
Download (243kB)
10. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (212kB)
LAMPIRAN_compressed (52).pdf
Download (528kB)
Abstract
RINGKASAN
Tuberkulosis atau yang sering disebut TB di Kabupaten Way Kanan menjadi salah satu masalah tertinggi di tahun 2024 dengan ditemukan kasus kejadian yang meningkat dari tahun tahun sebelumnya, dan banyak faktor yang mempengaruhi terjadinya kejadian penyakit tersebut. Pada penelitian ini, penulis mengaplikasi kan Sistem Informasi Geograifs (SIG) untuk mengetahui gambaran peta kerentanan pada kasus TB Paru berdasarkan jumlah kasus yang terlapor di Dinas Kesehatan Kabupaten Way Kanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan daerah resiko TB dengan menggabungkan metode AHP dan Overlay.
Penelitian ini untuk mengetahui sebaran geografis faktor resiko Kasus TB Paru secara spasial di wilayah Kabupaten Way Kanan.Pelaksanaan penelitian di Wilayah Kabupaten Way Kanan dari bulan Maret – Mei 2025. Pendekatan dalam penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan desain studi ekologi. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data sekunder yang didapat dari institusi-institusi terkait dan juga data primer. Metode yang digunakan dalam menentukan skoring atau pembobotan adalah dengan menggunakan AHP (Analytical Hierarchy Process) oleh Thomas L Saaty dan juga analisis spasial untuk melihat kecenderungan antar variabel berdasarkan wilayah.
Gambaran kerentanan Kasus TB Paru di Kabupaten Way Kanan berdasarkan analisis Weighted Overlay terbagi menjadi tiga kategori kerentanan, kasus TB Paru di Kabupaten Way Kanan daerah yang rentan untuk faktor risiko kasus TB Paru terdapat pada Kecamatan Banjit, Baradatu, Pakuan Ratu, Negara Batin. Untuk mengurangi kasus TB Paru masyarakat harus meningkatkan faktor kesehatan lingkungan rumah, sehingga dapat pencegahan penularan sehingga meminimalkan terjadinya TB Paru. Selain itu, perlu dilakukan proyeksi penyakit TB Paru untuk ramalan kedepan dengan bantuan software Geographic Information System (GIS) dalam bentuk pemetaan.
Kata Kunci : TB Paru, Spasial, GIS, AHP
Daftar Bacaan : 15 (2016-2024)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Kesehatan Lingkungan > Program Studi Sarjana Terapan Sanitasi Lingkungan |
| Depositing User: | Unnamed user with email repository@poltekkes-tjk.ac.id |
| Date Deposited: | 02 Jan 2026 07:27 |
| Last Modified: | 02 Jan 2026 07:27 |
| URI: | http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8151 |
