MALAU, AYU ENJELINA (2025) MANAJEMEN RISIKO PENGELOLAAN LIMBAH MEDIS PADAT DI PUSKESMAS RAWAT INAP TANJUNG SARI NATAR TAHUN 2025. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNGKARANG.
1 LEMBAR SAMPUL.pdf
Download (209kB)
2 ABSTRAK.pdf
Download (265kB)
3 KATA PENGANTAR.pdf
Download (436kB)
4 DAFTAR ISI.pdf
Download (221kB)
BAB I.pdf
Download (167kB)
BAB II.pdf
Download (343kB)
BAB III.pdf
Download (279kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (663kB)
BAB V.pdf
Download (158kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (168kB)
LAMPIRAN_compressed (51).pdf
Download (233kB)
Abstract
ABSTRAK
Puskesmas Rawat Inap Tanjung Sari Natar dalam proses pengelolaan limbah medis padat belum dikelola sendiri karena belum memiliki insenerator, proses pemilahan, penyimpanan, pengangkutan serta pengolahan Limbah medis padat belum dikelola secara optimal. Maka Rumusan Masalah dalam penelitian ini adalah “Bagaimana manajemen risiko pada proses pengelolaan Limbah Medis di Puskesmas Tanjung Sari Natar 2025”
Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran manajemen risiko di Puskesmas Tanjung Sari Natar 2025, mulai dari tahap identifikasi risiko, analisis risiko, evaluasi risiko, dan pengendalian risiko pada proses pengelolaan Limbah Medis Padat mulai dari pemilahan, pewadahan, pengangkutan dari ruangan sumber, penyimpanan di TPS Limbah medis padat, dan pengangkutan oleh pihak ketiga di Puskesmas Tanjung Sari Natar kepada PT Bina Marchia sebagai pengangkut sekaligus pemusnahan Limbah medis padat..
Simpulan hasil analisis risiko Limbah medis risiko yang akan di timbulkan: konsentrasi kerja menurun
Hasil Analisis Risiko Sampah tertinggi adalah Limbah menumpuk terlalu lama medapatkan skor 20, dan Limbah tidak diangkut ssuai SOP mendapatkan skor 20 ini merupakan tingkat risiko paling tinggi karena pada risiko ini dapat menyebabkan Resiko infeksi silang dan Infeksi pencemaran yang dapat menimbulkan sakit yang luar biasa, hasil analisis Risiko Sampah Terendah Wadah Limbah bocor atau rusak mendapatkan skor 2, ini merupakan skor terendah atau paling jarang terjadi risiko ini namun jika risiko ini terjadi maka dampak yang didapatkan yaitu sesak nafas dan gangguan pernafasan.
Saran harus lebih ketat dalam melakukan pengawasan pemilihan Limbah, baik Limbah medis maupun Limbah non medis terlebih dahulu membuang sampah Limbah ke TPS
Kata kunci : Limbah Medis Padat, penetapan/persiapan konteks, identifikasi risiko, analisis risiko, dan evaluasi risiko
daftar bacaan : 21 (2019-2024)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Kesehatan Lingkungan > Program Studi Sarjana Terapan Sanitasi Lingkungan |
| Depositing User: | Unnamed user with email repository@poltekkes-tjk.ac.id |
| Date Deposited: | 02 Jan 2026 03:36 |
| Last Modified: | 02 Jan 2026 03:36 |
| URI: | http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8142 |
