AZELA, WINEKE ALIFIA SALSA (2025) HUBUNGAN PENERAPAN LIMA PILAR SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT (STBM) DENGAN KEJADIAN DIARE DI WILAYAH PUSKESMAS RAWAT INAP SEKAMPUNG TAHUN 2025. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNGKARANG.
1. LEMBAR SAMPUL.pdf
Download (34kB)
2. ABSTRAK.pdf
Download (148kB)
3. KATA PENGANTAR_compressed (4).pdf
Download (232kB)
4. DAFTAR ISI.pdf
Download (101kB)
5. BAB I.pdf
Download (99kB)
6. BAB II.pdf
Download (415kB)
7. BAB III.pdf
Download (238kB)
8. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (167kB)
9. BAB V.pdf
Download (7kB)
10. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (209kB)
11. LAMPIRAN_compressed (21).pdf
Download (989kB)
Abstract
ABSTRAK
Diare merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mencatat lebih dari 7 juta kasus diare setiap tahunnya, dengan faktor utama penyebabnya adalah sanitasi yang buruk. Untuk mengatasi permasalahan ini, program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dikembangkan dengan lima pilar utama. Namun, meskipun program ini telah diterapkan, masih terdapat kesenjangan dalam pencapaian target, terutama dalam perilaku masyarakat yang berkaitan dengan sanitasi terutama di Puskesmas Rawat Inap Sekampung.
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan penerapan lima pilar sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) dengan kejadian diare di wilayah Puskesmas Rawat Inap Sekampung, baik secara umum maupun berdasarkan pilar-pilar sanitasi total berbasis masyarakat (STBM).
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian analitik menggunakan pendekatan case control. Data dikumpulkan melalui ceklist dan wawancara pada 120 responden yang berada di wilayah kerja Puskesmas Rawat Inap Sekampung. Analisis data dilakukan dengan uji chi-square untuk melihat hubungan antara perilaku masyarakat terhadap lima pilar STBM dengan kejadian diare.
Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara perilaku stop buang air besar sembarangan (p-value 0,000), cuci tangan pakai sabun (p-value 0,001), pengolahan air minum dan makanan rumah tangga (p-value 0,002), dan pengamanan limbah cair rumah tangga (p-value 0,000) dengan kejadian diare di wilayah Puskesmas Rawat Inap. Sementara pilar perilaku pengelolaan sampah rumah tangga tidak menunjukkan hubungan signifikan terhadap kejadian diare (p-value 0,114) di wilayah Puskesmas Rawat Inap Sekampung.
Kata Kunci : STBM, Diare, Puskesmas
Daftar Bacaan : 41 (2010 – 2024)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Kesehatan Lingkungan > Program Studi Sarjana Terapan Sanitasi Lingkungan |
| Depositing User: | Unnamed user with email repository@poltekkes-tjk.ac.id |
| Date Deposited: | 02 Jan 2026 03:06 |
| Last Modified: | 02 Jan 2026 03:06 |
| URI: | http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8140 |
