ARDANA, RIZKI (2025) PENGELOLAAN SAMPAH DI PASAR NATAR KECAMATAN NATAR KABUPATEN LAMPUNG SELATAN TAHUN 2025. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNG KARANG.
lembar sampul_compressed (56).pdf
Download (21kB)
abstrak_compressed (53).pdf
Download (12kB)
kata pengantar '_compressed.pdf
Download (1MB)
daftar isi_compressed (60).pdf
Download (487kB)
bab 1_compressed (47).pdf
Download (86kB)
bab 2_compressed (46).pdf
Download (92kB)
bab 3_compressed (45).pdf
Download (20kB)
bab 4_compressed (45).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (36kB)
bab 5_compressed (44).pdf
Download (6kB)
daftar pustaka_compressed (49).pdf
Download (8kB)
lampiran_compressed - 2026-01-02T100548.777.pdf
Download (332kB)
Abstract
Sampah sebagai sesuatu yang tidak disenangi atau sesuatu yang harus dibuang, yang umumnya berasal dari aktivitas yang dilakukan oleh manusia. Sampah saat ini menjadi persoalan pokok di kota-kota besar dan menjadi masalah penting dalam tatanan kebijakan nasional. Natar mempunyai beberapa pasar yang terletak di kecamatan ataupun kelurahan, masing-masing pasar beroperasi setiap hari, mulai jam 5 pagi sampai jam 5 soe seperti Pasar Natar yang terletak di Jl. Natar, Kecamatan Natar, Lampung Selatan. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui sistem pengelolaan sampah di Pasar Natar.
Penelitian ini bersifat deskriptif, yaitu menggambarkan tentang pengelolaan sampah di Pasar Natar dimulai dari sumber sampah, timbulan sampah, pewadahan, pengumpulan, dan pengangkutan sampah. Dalam penelitian ini melakukan pengumpulan data dengan cara pengamatan terhadap kondisi pasar dan wawancara langsung dengan petugas pengelolaan sampah di Pasar Natar.
Hasil penelitian didapatkan sumber sampah dari pedagang di Pasar Natar menghasilkan sampah basah (organik) dan sampah kering (anorganik), kemudian untuk timbulan sampah pasar yang terdiri dari 22 toko, 238 kios, dan 496 amparan sebanyak 3.429,7 kg yang terdiri dari sampah organik sebanyak 3.144 kg meliputi sisa makanan, sayuran, buah, dan tulangan unggas dan anorganik sebanyak 285,7kg terdiri dari plastik, kardus, botol kaca, dan botol plastik. Pada tahap pewadahan sampah di Pasar Natar masih kurang baik karena wadah sampah sampah yang dimiliki para pedagang tidak terpisah antara organik dan anorganik, tidak terbuat dari bahan yang kedap air, tidak tertutup, dan tidak mampu menampung banyaknya sampah yang dihasilkan. Pada tahap pengumpulan belum terlaksana dengan baik. Karena kurangnya kualitas sarana dan prasarana di Pasar Natar, sampah yang terdapat di depan toko, kios, dan amparan hanya dilakukan 2 kali/hari pengumpulan menggunakan gerobak dan dibawa ke TPS. Pada tahap pengangkutan sampah dilakukan setiap hari di jam 3 sore, sebatas pengangkutan sampah ke TPA, dan kesimpulannya pengelolaan sampah di Pasar Natar belum memenuhi persyaratan yang sesuai.
Kata Kunci : Pengelolaan sampah, sampah organik dan anorganik, sarana dan prasarana
Daftar Bacaan : 18 (2002-2024)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Kesehatan Lingkungan > Program Studi DIII Sanitasi Lingkungan |
| Depositing User: | ruang baca Bidan |
| Date Deposited: | 06 Jan 2026 02:18 |
| Last Modified: | 06 Jan 2026 02:18 |
| URI: | http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8139 |
