RAMADHAN, M. ANDHIKA (2025) GAMBARAN SISTEM PENGELOLAAN SAMPAH DI PASAR PANJANG KECAMATAN PANJANG KOTA BANDAR LAMPUNG TAHUN 2025. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNG KARANG.
LEMBAR SAMPUL.pdf
Download (127kB)
ABSTRAK.pdf
Download (126kB)
KATA PENGANTAR_compressed - 2025-12-19T142347.074.pdf
Download (717kB)
DAFTAR ISI.pdf
Download (269kB)
BAB 1.pdf
Download (201kB)
BAB 2.pdf
Download (289kB)
bab 3.pdf
Download (196kB)
bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (276kB)
bab 5.pdf
Download (157kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (170kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (567kB)
Abstract
RINGKASAN
Sampah sebagai sesuatu yang tidak disenangi atau sesuatu yang harus dibuang, yang umumnya berasal dari aktivitas yang dilakukan oleh manusia. Sampah saat ini menjadi persoalan pokok di kota-kota besar dan menjadi masalah penting dalam tatanan kebijakan nasional. Kota Bandar Lampung mempunyai beberapa pasar yang terletak di kecamatan ataupun kelurahan, masing-masing pasar beroperasi seminggu sekali dan ada yang 24 jam seperti Pasar Panjang yang terletak di Jl. Yos Sudarso, Panjang Utara, Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui sistem pengelolaan sampah di Pasar Panjang.
Penelitian ini bersifat deskriptif, yaitu menggambarkan tentang pengelolaan sampah di Pasar Panjang dimulai dari sumber sampah, timbulan sampah, pewadahan, pengumpulan, dan pengangkutan sampah. Dalam penelitian ini melakukan pengumpulan data dengan cara pengamatan terhadap kondisi pasar dan wawancara langsung dengan petugas pengelolaan sampah di Pasar Panjang.
Hasil penelitian didapatkan sumber sampah dari pedagang di Pasar Panjang menghasilkan sampah basah (organik) dan sampah kering (anorganik), kemudian untuk timbulan sampah pasar yang terdiri dari 60 toko, 100 kios, dan 490 amparan sebanyak 3.429,7 kg yang terdiri dari sampah organik sebanyak 3.144 kg meliputi sisa makanan, sayuran, buah, dan tulangan unggas dan anorganik sebanyak 285,7kg terdiri dari plastik, kardus, botol kaca, dan botol plastik. Pada tahap pewadahan sampah di Pasar Panjang masih kurang baik karena wadah sampah sampah yang dimiliki para pedagang tidak terpisah antara organik dan anorganik, tidak terbuat dari bahan yang kedap air, tidak tertutup, dan tidak mampu menampung banyaknya sampah yang dihasilkan. Pada tahap pengumpulan belum terlaksana dengan baik. Karena kurangnya kualitas sarana dan prasarana di Pasar Panjang, sampah yang terdapat di depan toko, kios, dan amparan hanya dilakukan 2 kali/hari pengumpulan menggunakan gerobak dan dibawa ke TPS. Pada tahap pengangkutan sampah dilakukan dalam satu minggu hanya 4 kali, sebatas pengangkutan sampah ke TPA, dan kesimpulannya pengelolaan sampah di Pasar Panjang belum memenuhi persyaratan yang sesuai.
Kata Kunci : Pengelolaan sampah, sampah organik dan anorganik, sarana dan prasarana
Daftar Bacaan : 18 (2002-2024)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Kesehatan Lingkungan > Program Studi DIII Sanitasi Lingkungan |
| Depositing User: | ruang baca Bidan |
| Date Deposited: | 30 Dec 2025 07:12 |
| Last Modified: | 30 Dec 2025 07:12 |
| URI: | http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8116 |
