PRATAMA, RIZKY (2025) Gambaran Sanitasi Lingkungan Rumah Pada Penderita Stunting Di Wilayah Kerja Puskesmas Hajimena Lampung Selatan Tahun 2025. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNG KARANG.
lembar sampul_compressed (50).pdf
Download (34kB)
astrak_compressed.pdf
Download (51kB)
kata pengantar_compressed - 2025-12-19T083546.337.pdf
Download (754kB)
daftar isi_compressed (53).pdf
Download (322kB)
bab 1_compressed (42).pdf
Download (35kB)
bab 2_compressed (40).pdf
Download (70kB)
bab 3_compressed (40).pdf
Download (28kB)
bab 4_compressed (40).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (43kB)
bab5_compressed.pdf
Download (8kB)
daftar pustaka_compressed (45).pdf
Download (21kB)
lampiran_compressed (98).pdf
Download (392kB)
Abstract
Abstrak
Stunting pada balita tidak hanya dipengaruhi oleh faktor gizi, tetapi juga erat kaitannya dengan kondisi sanitasi lingkungan rumah yang tidak layak. Lingkungan yang buruk meningkatkan risiko infeksi berulang yang mengganggu penyerapan nutrisi, sehingga memperparah masalah stunting. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kondisi sanitasi lingkungan rumah pada penderita stunting di wilayah kerja Puskesmas Hajimena Lampung Selatan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Variabel yang diamati meliputi ketersediaan jamban keluarga, fasilitas cuci tangan pakai sabun (CTPS), akses sumber air bersih, sarana pembuangan sampah, dan saluran pembuangan air limbah (SPAL). Sampel penelitian berjumlah 41 rumah penderita stunting, diambil dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui observasi menggunakan checklist dan dianalisis secara univariat.
Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden tidak memiliki sanitasi rumah yang memenuhi syarat: 68,3% tidak memiliki jamban sehat, 58,5% tidak melakukan CTPS secara benar, 61% tidak memiliki akses air bersih, 68,3% tidak memiliki sarana pembuangan sampah layak, dan 63,4% tidak memiliki SPAL yang baik. Temuan ini mengindikasikan bahwa kondisi sanitasi lingkungan rumah di wilayah tersebut masih memprihatinkan dan berkontribusi terhadap tingginya angka stunting. Oleh karena itu, perbaikan sanitasi dasar dan edukasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) direkomendasikan sebagai intervensi kesehatan lingkungan untuk mendukung pencegahan stunting secara holistik.
Kata kunci : Sanitasi lingkungan, stunting, PHBS, jamban sehat, air bersih Pustaka : 40 (2018 s.d 2024)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Kesehatan Lingkungan > Program Studi DIII Sanitasi Lingkungan |
| Depositing User: | ruang baca Bidan |
| Date Deposited: | 30 Dec 2025 07:11 |
| Last Modified: | 30 Dec 2025 07:11 |
| URI: | http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8114 |
