UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN KEMANGI (OCIMUM BASILICUM) DALAM MEMBUNUH LARVA NYAMUK AEDES SPP

PERMATA, ANISA DIAN (2025) UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN KEMANGI (OCIMUM BASILICUM) DALAM MEMBUNUH LARVA NYAMUK AEDES SPP. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNG KARANG.

[thumbnail of LEMBAR SAMPUL.pdf] Text
LEMBAR SAMPUL.pdf

Download (43kB)
[thumbnail of ABSTRAK.pdf] Text
ABSTRAK.pdf

Download (296kB)
[thumbnail of KATA PENGANTAR.pdf] Text
KATA PENGANTAR.pdf

Download (633kB)
[thumbnail of DAFTAR ISI.pdf] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (179kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (188kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (594kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (306kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (459kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (176kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (295kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (480kB)

Abstract

RINGKASAN
Larvasida merupakan bahan inteksida yang mampu menghambat atau membunuh larva pada habitat aslinya. Pengendalian nyamuk Aedes aegypti sebagai vector DBD telah banyak dilakukan dengan menggunakan bahan kimiawi yaitu dengan penaburan bubuk abate kedalam penampungan air untuk memberantas larva, dimana bahan kimia memiliki efek samping. Sehingga diperlukan larvasida yang berasal dari bahan alami salah satunya yaitu dengan menggunakan daun kemangi (Ocimum basilicum) yang memiliki kandungan senyawa yaitu flavonoid, saponin, alkaloid, tannin, steroid, dan minyak atsiri dan terbukti mampu digunakan sebagai insektisida. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui Bagaimana pengaruh ekstrak daun kemangi (Oncimum basilicum) terhadap larva Aedes aegypti.
Metode Penelitian ini adalah eksperimental. Konsentrasi yang digunakan yaitu 10%, 20%, 30%, dan kontrol negatif dengan diberikan 10 larva Aedes aegypti setiap wadah. Pengamatan yang dilakukan dihitung jumlah larva yang mati selama 30 menit.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari pengamatan selama 30 menit dengan konsentrasi ekstrak daun kemangi 10%, 20%, 30%, dan kontrol negatif. Pada kontrol negatif menunjukkan larva masih hidup, pada konsentrasi 10% menunjukkan 7 larva yang sudah mati dan 3 larva yang masih hidup, konsentrasi 20% menunjukkan 9 larva yang mati dan 1 larva yang masih hidup, konsentrasi 30% menunjukkan 10 larva nyamuk Aedes aegypti yang mati.
Kata Kunci : Larvasida, Larva Aedes Aegypti, Demam Berdarah
Daftar Bacaan : 18 (2016 – 2024)

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Kesehatan Lingkungan > Program Studi DIII Sanitasi Lingkungan
Depositing User: ruang baca Bidan
Date Deposited: 05 Dec 2025 07:19
Last Modified: 05 Dec 2025 07:19
URI: http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/7950

Actions (login required)

View Item
View Item