GAMBARAN HASIL PEMERIKSAAN SKRINING HBsAg PADA IBU HAMIL DI UPTD PUSKESMAS BATANGHARI LAMPUNG TIMUR TAHUN 2018-2020

PUTRI, DESTY RATNA (2021) GAMBARAN HASIL PEMERIKSAAN SKRINING HBsAg PADA IBU HAMIL DI UPTD PUSKESMAS BATANGHARI LAMPUNG TIMUR TAHUN 2018-2020. Diploma thesis, Poltekkes Tanjungkarang.

[thumbnail of LEMBAR SAMPUL.pdf] Text
LEMBAR SAMPUL.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of ABSTRAK.pdf] Text
ABSTRAK.pdf

Download (103kB)
[thumbnail of KATA PENGANTAR.pdf] Text
KATA PENGANTAR.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of DAFTAR ISI.pdf] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (107kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (115kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (470kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (104kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (197kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (99kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (158kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

Penyakit hepatitis B merupakan peradangan atau infeksi pada sel-sel hati yang disebabkan oleh virus hepatitis B. Penyakit hepatitis B dapat dideteksi salah satunya dengan pemeriksaan HBsAg yang merupakan antigen permukaan dari virus hepatitis B. Ibu hamil yang terinfeksi virus hepatitis Bdi Indonesia berkisar antara 1-5%. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan hasil skrining HBsAg pada ibu hamil di UPTD Puskesmas Batanghari Lampung Timur. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif cross sectional, dengan sampel ibu hamil yang melakukan pemeriksaan skrining HBsAg di laboratorium UPTD Puskesmas Batanghari Lampung Timur. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 1.128 kasus dari tahun 2018-2020. Hasil penelitian diperoleh sampel reaktif HBsAg sebanyak 13 kasus (1,15%). Jumlah kasus tertinggi reaktif HBsAg pada ibu hamil terjadi pada tahun 2020 yaitu sebanyak 8 kasus (2,16%) selanjutnya di tahun 2018 5 kasus (1,26%) dan tahun 2019 5 kasus (1,38%). Hasil penelitian kasus reaktif HBsAg berdasarkan usia yaitu 15-19 (0%), usia 20-24 tahun (0,35%), usia 25-29 tahun dan usia 30-34 tahun (0,44%), usia 35-39 tahun dan usia 40-45 tahun (0,18%), dan usia 45-50 tahun (0%). Hasil ini menunjukkan bahwa kasus reaktif HBsAg pada ibu hamil sering terjadi di usia produktif yaitu kisaran usia 25-29 dan 30-34 tahun.

Kata kunci : HBsAg, Hepatitis B, Ibu Hamil
Daftar Bacaan : 22 (2008-2020)

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Analis Kesehatan > Poltekkes Tanjungkarang Program Studi DIII Teknologi Laboratorium Medis
Depositing User: Unnamed user with email repository@poltekkes-tjk.ac.id
Date Deposited: 29 Dec 2022 02:03
Last Modified: 29 Dec 2022 02:03
URI: http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/1902

Actions (login required)

View Item
View Item