PEMBUATAN GIGI TIRUAN SEBAGIAN LEPASAN AKRILIK PADA GIGI 36 DAN 46 DENGAN KASUS EKTRUSI GIGI 16

AINUN, RIDHA CAHYA (2023) PEMBUATAN GIGI TIRUAN SEBAGIAN LEPASAN AKRILIK PADA GIGI 36 DAN 46 DENGAN KASUS EKTRUSI GIGI 16. Diploma thesis, Poltekkes KemenkesTanjungkarang.

[thumbnail of 1. LEMBAR SAMPUL.pdf] Text
1. LEMBAR SAMPUL.pdf

Download (178kB)
[thumbnail of 2. ABSTRAK.pdf] Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (166kB)
[thumbnail of 3. KATA PENGANTAR.pdf] Text
3. KATA PENGANTAR.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 4. DAFTAR ISI.pdf] Text
4. DAFTAR ISI.pdf

Download (163kB)
[thumbnail of 5. BAB I.pdf] Text
5. BAB I.pdf

Download (122kB)
[thumbnail of 6. BAB II.pdf] Text
6. BAB II.pdf

Download (315kB)
[thumbnail of 7. BAB III.pdf] Text
7. BAB III.pdf

Download (522kB)
[thumbnail of 8. BAB IV.pdf] Text
8. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (259kB)
[thumbnail of 9. BAB V.pdf] Text
9. BAB V.pdf

Download (13kB)
[thumbnail of 10. DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
10. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (16kB)
[thumbnail of 11. LAMPIRAN.pdf] Text
11. LAMPIRAN.pdf

Download (745kB)

Abstract

RINGKASAN

Gigi tiruan sebagian lepasan merupakan protesa yang menggantikan satu atau beberapa gigi yang hilang. Berdasarkan laporan kasus yang penulis dapatkan pasien mengalami kehilangan gigi 36 dan 46 dengan kasus ekstrusi gigi 16 pada rahang bawah.
Tujuan dari penulisan karya tulis ilmiah ini untuk mengetahui desain, teknik penyusunan elemen gigi tiruan serta kendala dan cara mengatasinya dalam pembuatan gigi tiruan akrilik pada kasus tersebut.
Prosedur pembuatan GTSL akrilik ini dimulai dari persiapan model kerja, surveying dan blockout, transfer desain, pembuatan cengkeram, penanaman okludator, penyusunan elemen gigi, flasking, boiling out, packing, curing, deflasking, finishing dan polishing.
Hasil dari pembuatan GTSL akrilik ini didapatkan retensi dan stabilisasi yang baik, desain kasus ini adalah tapal kuda (horse shoe) dengan perluasan basis basis sampai distal molar dua rahang bawah untuk memberikan stabilisasi pada protesa, Bagian sayap bukal kanan kiri diberi sayap sampai batas mukosa bergerak dan tidak bergerak untuk memberikan stabilisasi. retensi berasal dari cengkeram C yang ditempatkan pada gigi 35 dan 45. Penyusunan elemen gigi dibuat normal. Kendala yang dialami adalah pada saat fitting ke model kerja gigi tiruan tidak cekat, hal itu terjadi dikarenakan cengkeram pada gigi tiruan tersebut mengalami sedikit perubahan. Setelah di perbaiki akhirnya gigi tiruan dapat kembali cekat. Selain itu masih terdapat sedikit celah pada saat rahang atas dan rahang bawah berkontak, hal tersebut terjadi karena terlalu banyak melakukan pengurangan pada bagian servikal elemen gigi tersebut.

Kata Kunci :GTSL, Ektrusi

Daftar Bacaan : (1991- 2019)

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RK Dentistry
Divisions: POltekkes Tanjungkarang Jurusan Teknik Gigi > Poltekkes Tanjungkarang Program Studi D-III Teknik Gigi
Depositing User: ruang baca tekgi
Date Deposited: 29 Jan 2024 02:21
Last Modified: 29 Jan 2024 02:21
URI: http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/4558

Actions (login required)

View Item
View Item