ASUPAN VITAMIN C, E, DAN BETA-KAROTEN TERHADAP DERAJAT KEPARAHAN PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIS (PPOK) (STUDI LITERATUR)

FAUZI, AZZAHRA ADELLIA SYAFNA (2022) ASUPAN VITAMIN C, E, DAN BETA-KAROTEN TERHADAP DERAJAT KEPARAHAN PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIS (PPOK) (STUDI LITERATUR). Diploma thesis, Poltekkes Tanjungkarang.

[thumbnail of LEMBAR SAMPUL(2).pdf] Text
LEMBAR SAMPUL(2).pdf

Download (52kB)
[thumbnail of ABSTRAK(2).pdf] Text
ABSTRAK(2).pdf

Download (12kB)
[thumbnail of KATA PENGANTAR(2).pdf] Text
KATA PENGANTAR(2).pdf

Download (789kB)
[thumbnail of DAFTAR ISI(2).pdf] Text
DAFTAR ISI(2).pdf

Download (14kB)
[thumbnail of BAB I(2).pdf] Text
BAB I(2).pdf

Download (90kB)
[thumbnail of BAB II(2).pdf] Text
BAB II(2).pdf

Download (130kB)
[thumbnail of BAB III(2).pdf] Text
BAB III(2).pdf

Download (81kB)
[thumbnail of BAB IV(2).pdf] Text
BAB IV(2).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (142kB)
[thumbnail of BAB V(2).pdf] Text
BAB V(2).pdf

Download (8kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA(2).pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA(2).pdf

Download (100kB)
[thumbnail of LAMPIRAN(2).pdf] Text
LAMPIRAN(2).pdf

Download (518kB)

Abstract

Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) merupakan penyakit paru yang dapat dicegah dan diobati, ditandai dengan adanya hambatan aliran udara yang persisten dan umumya bersifat progresif, berhubungan dengan respons inflamasi kronik yang berlebihan pada saluran napas dan parenkim paru akibat gas atau partikel berbahaya (PDPI, 2016). Peranan vitamin C, E dan Beta-karoten sebagai sumber antioksidan dapat meningkatkan fungsi paru-paru, memperbaiki inflamasi, dan mengurangi risiko dari PPOK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan bahan makanan sumber antioksidan bagi penderita PPOK.
Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur. Data primer yang digunakan adalah berbagai jurnal hasil penelitian mengenai asupan antioksidan dengan drajat keparahan PPOK. Kriteria literatur yang digunakan adalah dalam bentuk full PDF versi Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris dengan bahasan penelitian dimulai tahun 2017-2022 yang diperoleh dari hasil pencarian melalui pubmed, Google Scholar, Elsevier dan berbagai sumber terpercaya lainnya.
Hasilnya persentase penderita PPOK berjenis kelamin laki-laki (51,8%) lebih banyak dibandingkan yang berjenis kelamin perempuan (48,2%) dengan rentang usia penderita PPOK antara 40 tahun s.d. 87 tahun. Asupan vitamin C yang tinggi dapat meningatkan FEV1 Dan menurunkan derajat keparahan pada PPOK. Asupan vitamin E yang tinggi dapat meningkatkan FEV1 dan membantu mengatasi inflamasi pada penderita PPOK. Asupan beta-karoten yang tinggi berperan dalam meningkatkan FEV1 dan menurukan derajat keparahan pada penderita PPOK.
Asupan vitamin C, E dan beta-karoten yang tinggi memberikan efek menguntungkan bagi penderita PPOK. Namun masih diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai perbedaan dampak dari asupan antioksidan melalui suplementasi dan yang berasal dari bahan makanan pada derajat keparahan PPOK.

Kata Kunci : PPOK, Vitamin C, Vitamin E, Beta-karoten, Derajat Keparahan PPOK
Daftar Bacaan : 52 (1998-2022)

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Gizi > Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Gizi Program Studi DIII Gizi
Depositing User: Unnamed user with email repository@poltekkes-tjk.ac.id
Date Deposited: 17 Feb 2023 03:50
Last Modified: 17 Feb 2023 03:50
URI: http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/3197

Actions (login required)

View Item
View Item