%L repo5910 %A MADE RIYAN JAYA %X ABSTRAK Data World Health Organization (WHO) tahun 2015 menyatakan sekitar 1,13 milyar orang di dunia menderita hipertensi, yang artinya 1 dari 3 orang di dunia terdiagnosis hipertensi. Jumlah penderita hipertensi meningkat setiap tahun, di perkirakan tahun 2025 akan ada sekitar 1,5 milyar orang yang menderita hipertensi, dan di perkirakan tiap tahun nya terdapat 9,4 juta orang yang meninggal akibat hipertensi dan komplikasi nya (Kemenkes RI, 2019).Menurut Dinas Kesehatan Provinsi Lampung atau Riskesdas (2018), dari 10 besar penyakit berada di Lampung Hipertensi menempati posisi ke-3 dengan jumlah 230.652 yaitu sekitar 16,15%. Pada penderita hipertensi di wilayah Bandarlampung mencapai 71,40% (Kemenkes RI, 2019). Penulisan ini menggunakan pendekatan studi kasus asuhan keperawatan yang meliputi proses keperawatan mulai dari pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, serta evaluasi keperawatan. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang. Tujuan asuhan keperawatan ini yaitu melakukan tindakan asuhan keperawatan gangguan kebutuhan rasa nyaman nyeri. Asuhan keperawatan pada pasien 1 dilakukan pada 6 s.d 8 Januari 2024 dan pada pasien 2 dilakukan pada tanggal 7 s.d 9 Januari 2024. Hasil asuhan keperawatan setelah dilakukan tindakan manajemen nyeri selama tiga hari pada pasien didapatkan skala nyeri berkurang dengan skala 4 pada pasien 1 dan skala nyeri 3 pada pasien 2 dan meringis menurun. Disarankan yaitu dilakukan tindakan nonfarmakologis teknik relaksasi nafas dalam untuk mengurangi nyeri yang dirasakan pasien. Kata kunci : Asuhan Keperawatan, Gangguan Rasa Nyaman, Nyeri Daftar Referensi : 15(2013-2022) %D 2024 %I Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang %T ASUHAN KEPERAWATAN GANGGUAN KEBUTUHAN RASA NYAMAN (NYERI AKUT) PADA PASIEN HIPERTENSI DI RUANG KERATUN BAWAHRS URIP SUMOHARJO BANDAR LAMPUNG TAHUN 2024