%0 Thesis %9 Diploma %A Hasan, Amrul %A Kadarusman, Haris %A Poltekkes Tanjungkarang, %A Jurusan Kesehatan Lingkungan, %A D3 Sanitasi Lingkungan, %B D3 Sanitasi Lingkungan %D 2022 %F repo:4109 %I Poltekkes Tanjungkarag %T LAIK ETIK : PENGARUH AERASI TERHADAP PENGOLAHAN LIMBAH CAIR RUMAH SAKIT DENGAN METODE CONSTRUCTED WETLAND %U http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/4109/ %X Kemampuan tumbuhan air Typha latifolia, bambu air (Equisetum hyemale), dalam sitem lahan basah buatan sebagai unit bioremediator diharapkan mampu menyelesaikan permasalahan terkait pengolahan limbah cair fasilitas pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh aerasi dan jenis tanaman air T. latifolia dan E. hyemale terhadap penurunan parameter limbah cair rumah sakit Biological Oxygen Demand (BOD), Chemical Oxygen Demand (COD), amoniak dan Total Suspended Solid (TSS) menggunakan metode lahan basah buatan (wetland). Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan rancangan tidak lengkap yaitu pemberian aerasi dan tanpa aerasi yang dikombinasikan dengan wetland dan tanaman air T. latifolia dan E. hyemale untuk mengolah parameter limbah cair rumah sakit (BOD, COD, amoniak, dan TSS) sehingga memenuhi baku mutu yang ditetapkan. Perlakuan dalam penelitian ini adalah pemberian aerasi pada CWs yang ditanami T. latifolia dan E. hyemale. Penelitian ini menemukan peresentase penyisihan tertinggi untuk semua parameter pada WCs dengan E. hyemale tanpa aerasi, yaitu BOD = 72,58%, COD = 82%, TSS 78,77% dan amoniak 75,31%. Sedangkan penyisihan terendah pada CWs dengan T. latifolia dengan aerasi, yaitu BOD = 38,81%, COD = 55,14%, TSS = 42,36% dan amoniak 36,38%. Penurunan nilai terbesar ada pada parameter COD. Penelitian ini belum sempurna sehingga perlu dilanjutkan dengan menambahkan variabel variasi waktu tinggal dan variasi jumlah tanaman.