TY - THES AV - restricted Y1 - 2020/11/15/ A1 - NOVIANI, BELLA TI - GAMBARAN PRAKTIK PEMBERIAN MP-ASI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS FAJAR BULAN KECAMATAN WAY TENONG KABUPATEN LAMPUNG BARAT TAHUN 2022 UR - http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/3712/ ID - repo3712 M1 - diploma PB - Poltekkes Tanjungkarang N2 - Fakta yang masih sering di temui di masyarakat adalah masih banyak praktik pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) bagi bayi yang berumur kurang dari enam bulan. Makanan pendamping air susu ibu adalah jenis makanan yang dibuat secara khusus baik dari segi tekstur, rasa, bahan menyesuaikan dengan kondisi saluran pencernaan bayi. Salah satu rekomendasi dalam Global Strategy on Infant and Child Feeding, pola pemberian makan terbaik bagi bayi dan anak sejak lahir sampai umur 24 bulan adalah : (1) Menyusui segera dalam waktu satu jam pertama setelah bayi lahir (Inisiasi Menyusu Dini), (2) Menyusui secara eksklusif sejak lahir sampai bayi berumur 6 bulan, (3) Mulai memberikan Makanan Pendamping ASI (MP ASI) sejak bayi berumur 6 bulan; dan (4) Tetap menyusui sampai anak berumur 24 bulan atau lebih (Kemenkes, 2021). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran praktik pemberian MP-ASI di wilayah kerja Puskesmas Fajar Bulan Kecamatan Way Tenong Kabupaten Lampung Barat. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Penelitian dilakukan di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Fajar Bulan Kecamatan Way Tenong, Kabupaten Lampung Barat pada bulan April-Mei 2022. Sampel adalah total populasi yaitu 30 orang ibu yang memiliki bayi usia 6-12 bulan. Analisis data yang dilakukan adalah analisis univariat berupa distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukan bahwa karakteristik ibu bayi yang paling banyak berpendidikan SMA (47%) dan mayoritas bayi berusia 6-8 bulan. Seluruh ibu memiliki pengetahuan tentang MPASI yang baik dan bersumber dari media online dan keluarga. Praktik pemberian MPASI diberikan 84% tepat waktu, 97% sesuai tekstur, 84% sesuai frekuensi, 73% tidak sesuai porsi, 94% diberikan secara rensponsif dan 100% memperhatikan kebersihan. Petugas kesehatan melalui posyandu atau media kesehatan lainnya harus melakukan pendampingan kepada ibu bayi yang memiliki baduta untuk mengawasi dan membantu ibu dalam kesulitan masa menyusui, untuk menghindari pemberian susu formula dan MP-ASI terlalu dini kepada bayi Kata kunci : Praktik Pemberian MP-ASI, Pengetahuan Ibu Daftar bacaan : 30 (2012 - 2020) ER -