@phdthesis{repo2933, school = {Poltekkes Tanjungkarang}, month = {October}, year = {2020}, title = {ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN DENGAN GANGGUAN KEBUTUHAN NUTRISI TERHADAP NY. H PADA KASUS DIABETES MELLITUS TIPE II DI RUANG BEDAH RSD. MAYJEND. HM. RYACUDU KOTABUMI LAMPUNG UTARA 09 s/d 13 MARET 2020}, author = {TAMA, LINGGA AMELIA}, url = {http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/2933/}, abstract = {Penderita diabetes mellitus pada tahun 2018 bulan Januari s.d Maret sebanyak 20 orang, pada tahun 2019 bulan Januari sampai dengan Maret turun menjadi 15 orang, dan pada tahun 2020 bulan Januari s.d Maret meningkat menjadi 24 orang. Tujuan penulisan untuk menggambarkan asuhan keperawatan pada diabetes mellitus terhadap Ny. H dengan gangguan nutrisi: ketidakstabilan kadar glukosa darah di ruang penyakit bedah RSD Mayjend. HM. Raycudu, Kotabumi, Lampung Utara secara komprehensif dan berdasarkan Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia (SDKI), Nursing Intervention Classification (NIC), dan Nursing Outcomes Classification (NOC). Pengkajian pada kasus ini didapatkan data yaitu kadar gula darah klien di bawah rentang normal (47 mg/dl) yang menimbulkan gangguan nutrisi berupa ketidakstabilan kadar glukosa darah. Data - data tersebut merujuk pada beberapa diagnosa, diantaranya: ketidakstabilan kadar glukosa darah, perfusi perifer tidak efektif, gangguan mobilitas fisik, dan gangguan integritas kulit/jaringan, yang dapat dilakukan perencanaan dan tindakan keperawatan seperti diantaranya NOC: keparahan hipoglikemia, perfusi jaringan: perifer, manajemen diri: diabetes, partisipasi dalam latihan, energi psikomotor, ambulasi, penyembuhan luka sekunder, dan respon pengobatan, untuk NIC: manajemen hipoglikemia, manajemen pengobatan, manajemen sensasi perifer, tes laboratorium disamping tempat tidur, peningkatan latihan, manajemen energi, terapi latihan: ambulasi, perawatan luka, serta perawatan obat intravena. Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama tiga hari, evaluasi masalah keperawatan ketiga diagnosa tersebut dapat teratasi dan satu dapat teratasi sebagian. Kesimpulan dari laporan ini diagnose pertama sampai ketiga teratasi dan diagnosa keempat teratasi sebagian.Saran dari laporan ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pelaksanaan asuhan keperawatan bagi perawat di ruang penyakit bedah RSD Mayjend. HM. Ryacudu Kotabumi Lampung Utara dan menambah literatur kepustakaan bagi mahasiswa/i Poltekkes Program Studi Keperawatan Kotabumi. Kata kunci : asuhan keperawatan, diabetes mellitus, kebutuhan nutrisi, ketidakstabilan kadar glukosa darah Sumber bacaan : 18 (2009-2019)} }