%0 Thesis %9 Diploma %A AKBAR, MUHAMMAD KHOIRI %A Poltekkes Tanjungkarang, %A Jurusan Keperawatan Kotabumi, %A D3 Keperawatan Kotabumi, %B Jurusan Keperawatan %D 2022 %F repo:2307 %I Poltekkes Tanjungkarang %T ASUHAN KEPERAWATAN JIWA DENGAN GANGGUAN SENSORI PERSEPSI HALUSINASI PENDENGARAN PADA KASUS SKIZOFRENIA TERHADAP Tn. A DI RUANG NURI RUMAH SAKIT JIWA DAERAH PROVINSI LAMPUNG TANGGAL 9 s.d 11 MARET 2021 %U http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/2307/ %X Masalah kesehatan jiwa saat ini setiap tahunnya meningkat, dimana 25% dari penduduk dunia terkena masalah kesehatan gangguan jiwa, 1% diantaranya adalah gangguan jiwa berat. Seseorang berpotensi terkena serangan gangguan jiwa memang cukup tinggi, setiap saat 450 juta orang diseluruh dunia terkena masalah kesehatan jiwa, saraf, maupun perilaku. Prevalensi skizofrenia/psikosis di Indonesia sebanyak 6,7 per 1000 rumah tangga. Artinya, dari 1.000 rumah tangga terdapat 6,7 rumah tangga yang mempunyai anggota rumah tangga pengidap skizofrenia/psikosis. Penyebaran prevalensi tertinggi terdapat di Bali dan DI Yogyakarta dengan masing-masing 11,1 dan 10,4 per1.000 rumah tangga. Provinsi Lampung berada di urutan ke 22 dengan prevalensi 6,1 per 1000 rumah tangga. Rumusan masalah laporan Asuhan Keperawatan Jiwa Dengan Gangguan Persepsi Sensori Halusinasi Pendengaran Pada Kasus Skizofrenia Terhadap Tn.A di Ruang Nuri Rumah Sakit Jiwa ProvinsiLampung. Tujuan laporan ini adalah memberikan gambaran asuhan keperawatan jiwa dengan gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran pada kasus Gangguan Sensori Persepsi Halusinasi Pendengaran Pada Kasus Skizofrenia Terhadap Tn. A di Ruang Nuri Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Lampung Tanggal 9 s.d 11 Maret 2021. Pengkajian yang didapatkan pada kasus Tn.A yaitu klien mengatakan masih mendengar suara- suara yang muncul pada saat klien sendirian, klien mengatakan suara itu seperti suara mengobrol. Klien merasa terganggu dengan suara-suara tersebut dan klien selalu merasa gelisah. Diagnosa yang ditegakkan halusinasi pendengaran dan isolasi sosial. Rencana keperawatan yang digunakan pada Tn.A yaitu sesuai dengan SLKI dan SIKI. SLKI : Persepsi sensori membaik, SIKI : Manajemen halusinasi. Implementasi yang dilakukan sesuai dengan rencana yang telah disuse terhadap kasus Tn.A evaluasi yang didapatkan 3 hari perawatan klien mampu melakukan 4 cara mengontrol halusinasi denganbaik. Kesimpulan laporan ini tidak semua konsep yang terdapat diteori terdapat pada Tn.A setelah dilakukan asuhan keperawatan secara nyata. Saran: diharapkan pihak RSJ memonitor jadwal harian kegiatan klien tentang halusinasi Katakunci : Asuhan Keperawatan Jiwa, Halusinasi Pendengaran, Skizofrenia Daftar bacaan : 18(2013-2018)