Gambaran Pengolahan Air Minum Pada Depot Air Minum Di Wilayah Kecamatan Metro Pusat Tahun 2019

Markus, Meiliyana (2019) Gambaran Pengolahan Air Minum Pada Depot Air Minum Di Wilayah Kecamatan Metro Pusat Tahun 2019. Diploma thesis, poltekkes tanjungkarang.

[img] Text
KATA PENGANTAR.pdf

Download (221kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (10kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (210kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (361kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (216kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (360kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (92kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (9kB)

Abstract

Air minum merupakan kebutuhan utama yang sangat penting bagi manusia, tentu saja itu merupakan air yang sehat. Penggunaan air yang utama dan sangat vital bagi kehidupan adalah sebagai air minum. Hal ini terutama untuk mencukupi kebutuhan air didalam tubuh manusia itu sendiri. Air minum adalah air yang melalui proses pengolahan atau tanpa proses pengolahan yang memenuhi syarat kesehatan yang langsung bisa diminum. Tujuan Penelitian untuk mengetahui gambaran pengolahan air minum pada depot air minum di wilayah kecamatan metro pusat tahun 2019. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan mengambil data hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel air baku dan air minum isi ulang dan swab wadah meliputi pemeriksaan mikrobiologi air minum dan swab wadah air galon dengan pengamatan proses pengolahan depot dan cara kerja karyawan dengan cara observasi dan pencatatan langsung dengan mengunakan checklist dan kuesioner. Hasil penelitian yang telah dilakukan pada sumber air baku yang ada di wilayah kerja Puskesmas Metro Pusat dari 9 depot air minum yang diperiksa, terdapat 7 depot yang menggunakan air baku dari air tanah (milik sendiri) dan 2 depot menggunakan air tanah (membeli), semuanya tidak memenuhi syarat mikrobiologi menurut Permenkes RI No.32 Tahun 2017 yaitu E.coli 0/100 ml dan 50/100 mL coliform sampel. Saran penelitian ini adalah Puskesmas Metro pusat sebaiknya perlu meningkatkan pengawasan pada semua depot air minum. Dinas Kesehatan Metro harus meningkatkan pengawasan dan pembinaan terhadap depot air minum dan melakukan pemeriksaan secara berkala terhadap air baku sampai proses pengolahan air minum isi ulang setahun dua kali. Kepada pemilik depot air minum di wilayah kerja Puskesmas Metro Pusat sebaiknya lebih memperhatikan mesin produksi yang digunakan dan melakukan pemantauan secara berkala terhadap mesin produksinya serta pengelola depot hendaknya menjaga kebersihan alat-alat yang digunakan agar bakteri Coliform dan E.Coli tidak mencemari air minum yang disediakan dan membahayakan kesehatan konsumen. Kata Kunci : Kualitas Mikrobiologi Depot Air Minum Daftar Bacaan : (2005-2013)

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: Politeknik Kesehatan Tanjungkarang > Jurusan Kesehatan Lingkungan > D3 Sanitasi
Depositing User: user d3kesling
Date Deposited: 12 Dec 2019 08:50
Last Modified: 17 Dec 2019 02:56
URI: http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/776

Actions (login required)

View Item View Item